Netral English Netral Mandarin
07:19wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Ade Armando: Alhamdulillah Rizieq Divonis 4 Tahun Penjara! Netizen: Kasus Lain Kapan Biar Seumur Hidup?

Jumat, 25-Juni-2021 08:40

Ade Armando
Foto : Media Indonesia
Ade Armando
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Vonis hukuman bagi Habib Rizieq Shihab dalam kasus tes usap COVID-19 di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat telah diputuskan.

Ade Armando mengaku ikut bersyukur dengan putusan tersebut. 

“Alhamdulillah. Rizieq Shihab divonis 4 tahun penjara!” kata Ade Armando, Jumat 25 Juni 2021. 

Banyak warganet ikut menanggapi baik menentang maupun mendukung pernyataan Ade Armando.

Tigor-Zorro Simamora: “Semoga dilanjutkan ke perkara yg sedang menunggu untuk diselesaikan. Lanjooooooot....!!!”

Jun Herbet Leonard Simbolon: “Sebelum 2024 sepertinya bebas dengan potongan hari kemerdekaan, idul Fitri dan kelakuan baik selama di penjara.”

Adi Nugroho: “Alhamdulillah. Semoga ini pelajaran bagi orang-orang kasar yang csri panggung mengatasnamakan agama.”

Binahar Panjaitan: “Kasus yg lain kapan diajukan,kok gak sekalian ya,biar jatuh seumur hidup. Biar NKRI aman dari keributan.”

Rudi Mappasessu: “Semoga Allah SWT melindungi HRS,, Allah TDK tiggl diam.”

Sebelumnya diberitakan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus tes usap COVID-19 di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat. 

Menanggapi vonis tersebut, Habib Rizieq Shihab mengajukan banding. 

Secara tegas, Habib Rizieq menolak dirinya dinilai majelis hakim melanggar Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang membuatnya divonis empat tahun penjara. 

"Dengan ini saya menolak putusan majelis hakim dan menyatakan banding. Terima kasih," kata Rizieq menjawab pertanyaan majelis hakim usai pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6). 

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro juga menyatakan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Habib Rizieq menilai vonis majelis hakim diambil hanya berdasarkan keterangan saksi ahli forensik yang dihadirkan JPU. 

Sementara saksi ahli forensik yang dimaksud, menurut Rizieq, tidak pernah dihadirkan dalam tahapan sidang pemeriksaan saksi ahli JPU. 

"Jadi dari terdakwa maupun tim penasihat hukum mengajukan banding. Dengan demikian perkara ini belum memiliki kekuatan hukum tetap, terima kasih. Sidang telah selesai," ujar Ketua Majelis Hakim Khadwanto.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati