Netral English Netral Mandarin
18:10wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Alami TMD, Artis Indonesia Ini Miliki Rahang yang Konstan Bunyi 'Klutuk' Selama 16 Tahun

Senin, 21-Juni-2021 19:40

Ratu Tika Bravani.
Foto : Estetika.
Ratu Tika Bravani.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Artis Ratu Tika Bravani mengungkapkan, telah 16 tahun lamanya miliki rahang yabg secara konstan berbunyi 'klutuk'. Dia bersyukur, akhirnya hari ini rahangnya bisa normal meskipun untuk sementara dibantu alat yang namanya splint. 

Dia berpesan, kepada siapa saja yang memiliki pengalaman rahang berbunyi atau linu di daerah sendi rahang, agar tidak dianggap sepele. Akibatnya bisa sakit kepala hebat, bahu pegal-pegal, susah ngunyah, berat badan bisa turun drastis, sering mengantuk, sleep apnea, kuping berdengung, dan lain sebagainya yang bisa menurunkan kualitas hidup. 

"Dulu itu aku rahangnya bunyi dikira karena struktur gigi yang kurang rapi. Jadi perginya ke orthodontist dan dipakaikan behel. Setelah copot behel? Ya sama aja karena bukan sturuktur gigi masalahnya," ujar dia, dikutip dari Instagramnya, Senin (21/6/2021).

Baca Juga :

Baru belakangan dia mengetahui bahwa gangguan yang dialami bernama Temporomandibular Disorder (TMD) dan ke dokter spesialis gigi yang menangani adalah prosthodontist. 

"Kenapa baru tau tik? Iya, karena kelainan ini jarang dianggap serius sama warga #62, jadi info yang beredar pas jamannya aku concern (sekitar th 2005) minim banget...," ujar Istri Artis Dimas Aditya ini.

Baca Juga :

Selama ini anggapannya bila alami rahang berbunyi, ngilu, kaku, tidak bisa menutup hanya dikompres saja lalu dipercaya akan kembali normal. Terbiasa demikian, akhirnya Tika justru terbiasa dengan rahang berisik.

Baru setelah beberapa bulan ini sering jaw lock (rahang terkunci), dia mulai kembali berobat serius. Dia bertemu dengan seorang profesor yang dinilai ahli soal TMD. 

Baca Juga :

Dia mengira akan menerima tindakan operasi, ternyata hanya dipasang alat yang harus dipakai terus kecuali saat makan. Alat itu harus digunakan selama enam bulan ke depan. 

"So far sih penanganannya minim intervensi dan obat. Kita liat 6 bulan ke depan apakah rahang ini masih bersuara? Semoga nggak," harap wanita yang telah memutuskan untuk berhijab ini.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani