Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:35wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Catat! PPKM Mikro Sudah Berlaku, Anda Tak Boleh Berkumpul Lebih dari Tiga Orang

Rabu, 10-Februari-2021 17:45

PPKM mikro sudah diberlakukan di lingkungan RT/RW.
Foto : Ayobandung
PPKM mikro sudah diberlakukan di lingkungan RT/RW.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mulai Selasa,(9/2/2021), PPKM Tingkat RT Berlaku: Warga Dilarang Berkumpul Lebih dari 3 Orang, Keluar Masuk Wilayah RT Maksimal Pukul 20.00.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro akan mulai diberlakukan Selasa 9 Februari 2021 hingga 22 Februari 2021.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Tingkat Desa dan Kelurahan sampai dengan tingkat RT/RW untuk Pengendalian Covid-19.

"Pemberlakukan PPKM Mikro mulai berlaku sejak 9 Februari 2021 hingga 21 Februari 2021,” sebut pertaruan Mendagri ini.

Dalam aturan tersebut, pelaksanaan PPKM Mikro disebutkan melibatkan seluruh unsur, yakni mulai dari Kepala Desa/Lurah sebagai ketua pelaksana, lalu Ketua RT/RW, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PKK, Posyandu, Dasawisma, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, serta relawan lainnya.

Berikut ini adalah skenario pengendalian PPKM Mikro hingga ditingkat RT:1. Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat.2. Melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat.3. Menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial.4. Melarang kerumunan lebih dari 3 orang.5. Membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00.6. Meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani