Netral English Netral Mandarin
16:58wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Dapat Bantuan Dana, Ekonomi Kreatif di Cirebon Siap Bergeliat Kembali

Selasa, 14-September-2021 20:30

UKM Cirebon siap dapat bantuan dari PNM.
Foto : Kemenparekraf
UKM Cirebon siap dapat bantuan dari PNM.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Permodalan Nasional Madani (PNM) skap membantu pengusaha UKM di Cirebon agar soap bangkok kembali di masa pandemi.

PNM  memudahkan para pelaku ekonomi mendapat akses pemasaran bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif agar meningkatkan daya saing produk-produk ekrafnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, produk-produk ekonomi kreatif di Cirebon sudah memiliki kualitas yang baik, untuk itu agar lebih memiliki daya saing, Kemenparekraf akan membantu dari segi pendampingan dan pemasaran.

"Tentunya produk-produk ekonomi kreatif di sini perlu disinergikan dengan pemasaran agar lebih memiliki daya saing. Seperti melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) selain itu kami juga mendorong baik dari akses keuangan, pendampingan, pemasaran, dan juga desa wisata, kedepan kita ingin menjadi mitra bagi PNM," ujarnya, Selasa, (14/9/2021).

Sandiaga juga menjelaskan, Nasabah PNM yang saat ini mencapai 10,7 juta itu mampu menjadi ekosistem untuk membangkitkan perekonomian bangsa sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya.

"Ada 190 ribu nasabah mekaar dan ulam yang nilainya hampir Rp500 miliar yang ada di sini. Rata-rata bisnis mereka mengalami penurunan lantaran PPKM ini. Sebagian sudah bisa beradaptasi dengan teknologi, sebagiannya lagi perlu diberikan pendampingan sehingga produk-produk kreatif ini bisa menjadi produk unggulan," katanya.

PNM sendiri memberikan akses permodalan bagi nasabah mekaar dari Rp2,5 juta - Rp10 juta, kemudian bagi nasabah Ulam Rp25 juta - Rp250 juta. Akses permodalan itu diberikan bagi nasabah tanpa ada agunan yang diberikan ke PNM.

"Di sinilah kolaborasi kami dengan PNM, agar 190 ribu nasabah lebih baik menjadi nasabah ulam. setelah menjadi nasabah ulam mereka bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ujarnya.

Saat berkunjung ke PNM Cabang Cirebon, Menparekraf Sandiaga Uno sempat membeli beberapa suvenir dari nasabah yang mendapat modal usaha dari PNM seperti kerajinan lokal, mencicipi Empal Gentong H Sanusi, hingga mencoba membatik dari pengrajin batik yang ada di sana.

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P