Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:10wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Dituduh Provokasi tentang Islam Arogan yang Seret Abu Janda, Ini Bantahan Tengku Zulkarnain

Minggu, 31-January-2021 09:50

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain mengetahui, beredar di media sosial dan Aplikasi WhatsApp, penjelasan dari Pegiat Media Sosial Permadi Arya atau akrab disapa Abu Janda. Kata Tengu Zulkarnain, Abu Janda memberi penjelasan pada para Kiyai dan Tokoh NU bahwa cuitan tentang Islam Arogan karena membalas cuitannya.

Cuitan Tengku Zulkarnain disebut memprovokasi dan menuduh minoritas di NKRI arogan terhadap mayoritas, yakni Islam di NKRI. Maka dari itu Tengku Zulkarnain mempertanyakan, dimana letak provokasi dari cuitannya.

“Di mana PROVOKASInya cuitan saya?,” cuitan Tengku Zulkarnain, dikutipd dari cuitannya, Minggu (31/1/2021).

Tengku Zulkarnain lantas membagikan kembali cuitan yang pernah dia unggah. Dia sebut bahwa dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid dan akhirnya tumbang juga.

Pada cuitan tersebut dia juga menyatakan bahwa di mana−mana negara normal tidak boleh, bila mayoritas arogan terhadap minoritas. Dia juga tegaskan, apalagi jika yang arogan adalah minoritas.

“Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI,” cuit Tengku Zulkarnain saat itu.

Warganet lantas memberikan komentar pada pertanyaan dari Tengku Zulkarnain itu. Ada yang komentar soal ceramah Tengku Zulkarnain, ada juga yang membelanya, dan ada juga yang menilai bahwa cuitan Tengku Zulkarnain tidak bermutu.

“Tweet anda sangat tidak bermutu, bertweetlah sesuai dgn kebaikan ingat usia anda,” cuit @Arpud***.

“Kalau @permadiaktivis1 merasa tdk salah ngapain makhluk itu menghapus tulisan2nya yg dilaporkan ke bareskrim & sekarang mengeluarkan video klarifikasi bikin narasi dan opini baru? Saking paniknya malah bikin blunder bikin video yg bisa dijadikan alat bukti,” cuit @yo2t***.

“Tengku Zul Sebut di Surga Ada 70 Kamar, Setiap Kasur Diisi 1 Bidadari,” unggah @Sanjay***.

“Imam Ghozali mengatakan dlm kitab Ihya’ bahwa istana paling kecil terdiri dari 70 kamar. Tiap kamar ada 70 tempat tidur. Tiap satu tempat tidur ada satu bidadari. Begitu lengkapnya ceramah saya... Kalau mau mengutip. Mengutip saja keliru. Hadeeeuuh...,” jelas Tengku Zul.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati