Netral English Netral Mandarin
09:07wib
Sebanyak 75,6 persen warga menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo secara umum dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto minta lakukan peningkatan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit sebesar 30-40 persen.
Dua Kelompok Warga di Manokwari Terlibat Bentrok, Satu Orang Tewas

Senin, 19-April-2021 05:18

Seorang warga meninggal dunia dalam bentrok dua kelompok di Manokwari, yang berujung pembakaran motor dan pemblokiran jalan di Kelurahan Amban Manokwari Barat, Ahad pagi.
Foto : ANTARA/Hans Arnold Kapisa
Seorang warga meninggal dunia dalam bentrok dua kelompok di Manokwari, yang berujung pembakaran motor dan pemblokiran jalan di Kelurahan Amban Manokwari Barat, Ahad pagi.
8

MANOKWARI, NETRALNEWS.COM - Bentrok dua kelompok warga di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Ahad (18/4/2021) pagi, menewaskan seorang warga setempat.Kepala Bidang (Kabid) hubungan masyarakat Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi membenarkan bentrok dua kelompok di Manokwari itu menewaskan seorang warga dan seorang korban mengalami luka-luka."Permasalahan ini berawal dari kesalahpahaman antara dua kelompok. Salah satu kelompok dalam pengaruh minuman alkohol," kata Adam Erwindi.Bentrok dua kelompok warga itu menewaskan seorang pemuda berinisial FR akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala, dan seorang pemuda lagi berinisal LA mengalami luka sayat senjata tajam."Situasi sekitar lokasi kejadian berangsur kondusif hingga Ahad petang," katanya.

 

Polisi hingga sekarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.Ia mengimbau keluarga korban tetap bersabar, tidak terprovokasi dengan situasi karena persoalan itu sudah ditangani polisi."Jangan sampai terprovokasi. Serahkan permasalahan ini kepada kami (Polri)," kata Erwindi.Bentrok warga hingga memakan korban jiwa itu berbuntut aksi blokade ruas jalan dan pembakaran satu kendaraan roda dua di Jalan Mulyono Amban Distrik Manokwari Barat.Sementara itu, Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan Winjaya mengatakan bahwa bentrok dua kelompok hingga memakan korban jiwa itu sedang dalam penyelidikan."Permasalahan ini masih dalam penyelidikan. Semua yang terlibat pasti akan diproses hukum," kata Kapolres.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli