Netral English Netral Mandarin
01:31wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Fakta Babi Ngepet Sudah Terkuak, Mengapa Masih Dihebohkan? Netizen: Kok Bangsa Ini Makin Mundur? Karena Banyak Kadrun?

Rabu, 28-April-2021 20:33

Ilustrasi babi ngepet yang hebohkan warga Depok, Jawa Barat
Foto : Kolase Indozone
Ilustrasi babi ngepet yang hebohkan warga Depok, Jawa Barat
15

DEPOK, NETRALNEWS.COM - Berita penangkapan seekor babi yang dianggap warga jadi-jadian masih ramai menjadi perhatian warganet di sosial media meski pihak kepolisian sudah mengungkap fakta di lapangan. 

Banyak netizen masih percaya soal “babi ngepet”. Namun di akun FB Mak Lambe Turah, Rabu 28 April 2021, banyak netizen yang tak percaya bahkan malah mengajukan  pertanyaan, mengapa bangsa ini makin mundur dan mempercayai hal-hal seperti ini?

MLT: “Babi ngupet gaessss.”

Lek Yo: “Mengecil ????.....emangnya hbs orgasm*...  Kl pengen membesar lg sih gampang... tinggal di elus elus ama minum Viagra... pasti gueedeee...”

Sri Hadi Das: “Dasar babi...”

Krissantin Imelda: “Anjir udah 2021 masih aja percaya beginian. Warbiasa goblok nya.”

Lisye Anggrayani: “Lama2 kita kembali ke jaman batu... jaman purba..”

Brad Vaw: “Koq bangsa ini makin mundur ya,bangsa lain makin maju bangsa ini makin mundur.apa krna skrg bnyk kadrun yg mabok agama ya¿??”

Sebelumnya diberitakan, seekor babi hutan menghebohkan warga Kampung Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa 27 April 2021. Babi tersebut ditangkap dan sebut jadi-jadian alias babi ngepet oleh seorang warga. Sontak saja, informasi itu viral dan warga berkerumun untuk melihat binatang tersebut.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Tobing mengatakan, pihaknya hanya bisa bicara fakta. Setelah mendapatkan informasi ini, pihaknya langsung ke lokasi untuk membubarkan kerumunan warga. Babi tersebut sepakat disembelih pada sore harinya dan dikuburkan di sekitar rumah warga yang menemukan.  

Lantas, apakah ada keanehan pada babi tersebut?

“Lihat secara fisik saat ditemukan itu babi normal, jenis babi hutan biasa, kondisi saat itu kecil, kondisi sudah kecil saat kita datang. Walau ada cerita katanya saat ditemukan besar lalu mengecil. Yang jelas kita tidak menemukan ada yang istimewa, saat kita datang babinya kecil,” ucapnya seperti dilansir Okezone.

Rio mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menghindari kerumunan. Jika mengalami kehilangan uang atau barang, sebaiknya langsung melapor ke pihak kepolisian.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati