Netral English Netral Mandarin
23:54wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Fesyen Muslim Indonesia Harus Ada di Destinasi Wisata Super Prioritas

Kamis, 26-Agustus-2021 02:00

Busana Muslim harus hadir di desintasi wisata Super.
Foto : Kemenparekraf
Busana Muslim harus hadir di desintasi wisata Super.
21

JAKARTA, NETARLNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno, ingin produk-produk fashion muslim bisa berkolaborasi dengan lima destinasi super prioritas, sehingga nantinya para wisatawan bisa berbelanja busana muslim dengan ciri khas kedaerahan masing-masing dengan barang yang berkualitas.

"Kami ingin produk-produk ekonomi kreatif Indonesia bersama muslim fashion ini hadir di lima destinasi super prioritas dan saling menginspirasi. Jadi datang ke destinasi wisata dan pengunjung bisa dapat produk-produk berkualitas dan berkearifan lokal sesuai dengan destinasi super prioritasnya," kata Sandiaga, Rabu, (25/8/2021).

Sandiaga mengatakan, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, industri fashion muslim Indonesia sangat menjanjikan untuk dikembangkan di pasar internasional.

Sandiaga mengatakan industri fashion muslim memiliki pasar yang besar. Selain itu, produsen dan juga pelaku usaha fesyen muslim terus meningkat sehingga bisa menjadi peluang untuk terus berkembang dengan melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

"Kami melihatnya ini sangat menjanjikan, industri fashion muslim dan kita memiki produk-produk yang beraneka ragam," ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengajak seluruh komunitas dan asosiasi fashion muslim untuk berkolaborasi bersama dengan Kemenparekraf guna mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia. Menurutnya, hal ini tidak dapat terjadi tanpa adanya kolaborasi dari hulu ke hilir.

"Kalau bicara fashion muslim dunia mestinya kiblatnya di Indonesia dan jangan sampai kita memberikan kesan bahwa kita hanya pasar, tapi kita juga adalah pemain bukan penonton," kata Sandiaga.

Kemenparekraf juga berupaya untuk selalu mendukung industri fashion muslim dengan berbagai arah kebijakan.

"Kita menyadari bahwa pemerintah harus hadir dengan kebijakan kalau ada sedikit anggaran untuk membantu dan kemampuan kita untuk mendorong terciptanya ekosistem," ujar Sandiaga. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P