Netral English Netral Mandarin
05:21wib
Enam belas tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) usai berlangsungnya matchday terakhir penyisihan grup, Kamis (24/6) dini hari WIB. Sejumlah daerah di provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta masuk kategori zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan virus corona (covid-19) dalam sepekan terakhir
Gempa Magnitudo 7.0 Guncang Wilayah Ini, Peringatan Tsunami Berbunyi

Minggu, 21-Maret-2021 01:17

Gempa M7.0 yang mengguncang Jepang
Foto : The Weather Network
Gempa M7.0 yang mengguncang Jepang
18

TOKYO, NETRALNEWS.COM - Gempa kuat melanda pantai Jepang pada Sabtu (20/03) malam waktu setempat, memicu peringatan tsunami dan laporan gelombang setinggi satu meter.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), titik gempa tersebut berjarak 27 km timur laut Ishinomaki, Jepang. Gempa tercatat di kedalaman 54 km.

Menurut Pusat Peringatan Tsunami Nasional, peringatan tsunami dikeluarkan untuk kawasan Hachinohe dan Niigata, Jepang. Namun, peringatan tersebut telah dicabut, menurut rilis terbaru media setempat.

Sementara, laporan media setempat mengatakan bahwa tsunami setinggi satu meter telah mencapai bagian pantai Miyagi, dan setidaknya satu orang terluka akibat gempa tersebut. Tidak ada laporan langsung tentang kematian atau kerusakan.

Gempa bumi 20 Maret ini terjadi di sekitar area pecahnya gempa Tohoku berkekuatan 9,0 pada 11 Maret 2011 silam.

Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di Kurihara, Prefektur Miyagi, kata kementerian perdagangan dan industri.

Selain itu, kantor berita NHK mengatakan layanan kereta cepat shinkansen Tohoku juga telah dihentikan.

"Itu benar-benar buruk, guncangan lama dari sisi ke sisi. Itu bahkan lebih lama dari gempa bulan lalu, tapi setidaknya bangunan di sini baik-baik saja," kata Shizue Onodera kepada NHK. "Banyak botol pecah di lantai," katanya.

Diketahui, gempa dirasakan hingga Tokyo, yang berjarak sekitar 400 km selatan pusat gempa, demikian diberitakan theweathernetwork.

Reporter :
Editor : Tommy Satria