Netral English Netral Mandarin
09:13wib
Sebanyak 75,6 persen warga menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo secara umum dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto minta lakukan peningkatan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit sebesar 30-40 persen.
Gus Nadir: Perlu Kerendahan Hati Membahas Agama Lain, Jangan Cuma Otak-Atik Apalagi Berdasarkan Prasangka

Rabu, 05-Mei-2021 09:15

Tokoh NU Nadirsyah Hosen
Foto : Istimewa
Tokoh NU Nadirsyah Hosen
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akademisi Monash University Australia Nadirsyah Hosen mengatakan bagi siapa saja pemuka agama yang biasa membahas agama lain perlu kerendahan hati.

Apalagi, menurut Gus Nadir kalau ada pesoalan soal bahasa, teks kitab suci, sejarah dan kaidah keagamaan yang memang tak dipelajari dengan utuh.

"Perlu kerendahan hati saat membahas agama lain. Ada persoalan bahasa, teks kitab suci, sejarah dan kaidah keagamaan yg boleh jadi tidak kita kuasai sepenuhnya. Jangan cuma otak-atik, apalagi berdasar prasangka," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Gus Nadir mengungkapkan pernyataannya tak ditujukan kepada sesorang. Namun, kepada pemuka agama yang gemar membahas agama lain.

"Catatan untuk siapa saja yang gemar membahas agama lain," tulisnya lagi.

Sontak, banyak netizen mendukung cuitannya, malahan beberapa menuliskan kalau dunia akan damai jika manusia saling menghargai.

"Dunia akan damai jika kita saling menghargai. Bagi masing² pemeluk agama,agamanya lah yg betul. So perlu toleransi antar agama agar kita bisa hidup brdampingan. Soal hidayah,itu urusan Allah yg penting baik saja dulu kpd sesama.Perbedaan itu indah jika saling menghargai," tulis akun @nit***** 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P