Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:32wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Heboh Bentrok FBR vs Kelompok Flores di Cengkareng, Netizen: Covid Makin Banyak, Masih Gini aja

Sabtu, 30-January-2021 07:17

Heboh Bentrok FBR vs Kelompok Flores di Cengkareng
Foto : Wahana News
Heboh Bentrok FBR vs Kelompok Flores di Cengkareng
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dua kelompok ormas yang disebut-sebut dengan nama FBR dan Kelompok Flores bentrok di kawasan Apartement City Park, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (29/1/2021).

Rekaman video peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat kedua kelompok ormas saling serang dan menghancurkan sejumlah kendaraan yang ada di lokasi. Mereka menggunakan tongkat dan bambu.

Selain kendaraan, mereka juga menghancurkan pintu parkir otomatis serta pos keamanan. Peristiwa itu membuat penghuni apartemen ketakutan dan berlarian masuk ke dalam tower.

Kejadian tersebut menjadi sorotan warganet di akun FB Mak Lambe Turah. Banyak netizen menyayangkan kejadian tersebut.

MLT: "Duh covidnya makin banyak, warganya masih bgini aja. Tugas pak polisi berat."

Kinah Sa: "Lahhhhh serba binggung makkkk ,di lerai yg nglerai di salahin gk di lerai nambahin pasien baru."

Ida Bagus Sunia Negara: "Bubarin aja ormas bikin rusuh."

Niar Syam: "Was angel..., angel..."

Exsengevip: "Khususnya orang2 yg pada ngeyel ini kan memang sudah gila. D suruh ikuti protokol kesehatan ga mau malah sok berani dengan covid,, giliran ada tetangganya yg kena covid malah d kucilkan ga berani njengu. Lah ini kan yg d namakan pasukan ngeyel pekok permanen.!"

Sebelumnya diberitakan, Keributan berujung bentrok antar warga terjadi di Apartemen City Park, Cengkareng, Jakarta Barat.

Konflik tersebut melibatkan dua ormas, yakni Forum Betawi Rempug (FBR) dan Kelompok Flores. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, polisi tengah menengahi bentrokan tersebut dan situasi kini sudah kondusif.

Dia menerima laporan tersebut usai salat jumat dari Kapolsek Cengkareng.

"Bapak Kapolsek (Cengkareng) melaporkan kepada saya terjadi keributan di Apartemen City Park Cengkareng Jakarta Barat. Alhamdulilah semua permasalahannya sudah bisa kita kendalikan, situasi saat ini kondusif," katanya, Jumat (29/1/2021).

Ady mengatakan, cecok sudah terjadi sejak pagi hari hingga siang. Keributan itu bermula dari masalah kepengurusan pengelolaan apartemen antara Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) yang melibatkan FBR dan penghuni di luar PPSRS yang menggandeng kelompok Flores.

Ady mengatakan, FBR yang mengetahui kelompok Flores berada di dalam tower memaksa mereka keluar. Akhirnya, kedua kubu saling serang dengan tongkat dan bambu panjang hingga membuat FBR keluar dari area apartemen.

"Korban dari kedua belah pihak. Ormas FBR dan kelompok Flores atas nama Erik yang mengalami luka di bagian perut," katanya.

Konflik tersebut membuat para penghuni apartemen City Park panik berlarian dan masuk ke dalam tower. Fasilitas dan kendaraan di sekitarnya rusak. Polres Jakbar saat ini telah disiagakan untuk menjaga agar para penghuni tetap aman.

Untuk mengatasi masalah itu, Ady telah memediasi pihak-pihak yang berselisih. Dia meminta PPPSRS yang sudah dibentuk bisa menyelesaikan persoalan dengan menentukan kepengurusan yang solid dan cara-cara demokratis.

Menurut Ady, persoalan terkait pengelolaan di apartemen City Park sudah terjadi sejak lama. Dia telah berkoordinasi dengan Dandim 0503/JB, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki untuk mencari jalan keluar.

"Kita sedang melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan akar permasalahan dari waktu yang cukup lama di apartemen City Park ini," katanya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto