Netral English Netral Mandarin
02:55wib
PB HMI pimpinan Abd. Muis mengajak kader HMI untuk aksi turun ke jalan mengkritik pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Jumlah tes Covid-19 menurun sepekan terakhir. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan tes ditingkatkan hingga 400 ribu sehari.
Penyesatan 'Kristen Teroris' dan Pemerintah Buka Konflik Kristen-Islam Papua, Pigai Bakal Segera Ditangkap?

Minggu, 02-Mei-2021 08:47

Husin Alwi dan Natalius Pigai
Foto : Terkini.id
Husin Alwi dan Natalius Pigai
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan Natalius Pigai menggegerkan publik. Ia menganggap “Kristen diteroriskan” oleh Pemerintah RI. Padahal, kebijakan RI adalah menyebut “teroris” bagi separatisme di Papua. 

“Sudah Sah orang Kristen Teroris. Ini Kemenagan Kelompok Taliban, ISIS di Indonesia. Setelah Pemerintah giring Konflik di Papua dgn Rasisme/Papua phobia, sekarang Pemerintah justru membuka Konflik Kristen dan Islam di Papua. Tanda2 Indonesia Bubar.  @jokowi,” kata Natalius Pigai.

Pengacara Husin Alwi Shihab langsung menanggapi keras dan memperingatkan agar segera menghapus pernyataannya. Jika tidak, ia akan mempolisikan Pigai. 

“Gak ada satu pun agama yg mengajarkan teroris. Hanya orang bodoh yg bilang teroris itu ajaran agama,”  kata Husin Alwi, Minggu 2 Mei 2021.

“Pernyataan anda ini berbahaya dgn menuding orang Krsiten teroris. Hapus! Klu gak saya laporkan ke Polisi atas dugaan ujaran kebencian SARA. Mohon atensi  @DivHumas_Polri,”  imbuh Husin Alwi.

Terlepas dari laporan Husin Alwi, apakah polisi bakal langsung menangkap Pigai karena berpotensi menimbulkan konflik?  Kita tunggu respons kepolisian.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati