Netral English Netral Mandarin
11:00wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Hotman Paris Usul Pemerintah Bagikan Vitamin Gratis pada Rakyat: Rata-rata Rp 2 Juta Per Orang

Sabtu, 24-Juli-2021 07:10

Pengacara Hotman Paris.
Foto : Instagram Hotman.
Pengacara Hotman Paris.
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengacara Kondang Hotman Paris memberikan usul kepada pemerintah, khususnya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk memberikan vitamin secara gratis pada masyarakat Indonesia. 

Seperti diketahui, saat ini sedang berlangsung PPKM Darurat. Sepengetahuan Hotman, kata darurat memiliki makna yang amat dalam. 

"Wajibkan semua perusahaan obat, khususnya yang memperoduksi vitamin, agar membagikan produksinya secara cuma-cuma kepada seluruh masyarakat," ujar Hotman, dikutip dari Instagram TV, Jumat (23/7/2021).

Hotman sebut, usulan tersebut bisa dilaksanakan selama satu bulan lamanya. Caranya, bisa disalurkan melalui setiap kelurahan. 

"Itulah artinya darurat. Karena kenapa? Karena selama satu setengah tahun perusahaan tersebut sudah amat untung," tegas pria dengan ciri khas perhiasan di jari-jarinya itu. 

Menurut Hotman, selama musim pandemi ini, perusahaan obat, khususnya yang produksi vitamin sudah sangat untung. Maka dari itu, sudah waktunya membalas budi baik rakyat, ikut prihatin dan membantu rakyat. 

"Jadi kepada bapak presiden dan menteri kesehatan, wajibkan seluruh perusahaan obat membagikan obatnya secara gratis dalam waktu satu bulan mendatang ke seluruh rakyat Indonesia. Khususnya menengah ke bawah," usul pria berkacamata ini.

Apabila Hotman hitung-hitung, kebutuhan konsumsi vitamin untuk satu orang memerlukan biaya sekitar Rp 2 Juta dalam satu bulan. Menurutnya, banyak masyarakat Indonesia yang tidak sanggup untuk membeli vitamin. 

Pengacara dari Desiree Tarigan ini meminta pemerintah mencontoh negara Jerman. Ketika Jerman mengalami krisis pandemi, banyak yang diwajibkan oleh Pemerintah Jerman yang harus dipatuhi oleh para pengusaha. 

"Kita udah benar-benar darurat. 

Kaya supir angkot, tukang becak, tukang jualan, tukang ojek, bagaimana sanggup membeli vitamin," terang Hotman.

Hotman contohkan, misalnya saja harga Vtamin D ukuran satu botol kecil, harganya bisa mencapai sekitar Rp 600 Ribu. "Padahal itu sangat diperlukan," sambung dia.

Apabila boleh diperluas, diberlakukan juga obat gratis yang terkait dengan corona seperti antibiotik, maupun lain-lain.

"Jadi rata-rata Rp 2 Juta per orang diperlukan untuk membeli vitamin dan mereka tidak sanggup. Ini usulan saya," kata Hotman. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani