Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:47wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Ini Wajah Dua Anggota Geng Motor Pelaku Pengeroyokan di Medan yang Videonya Viral

Senin, 08-Februari-2021 07:43

Dua anggota geng motor pelaku pengeroyokan terhadap korbannya yang videonya viral di media sosial
Foto : Antara
Dua anggota geng motor pelaku pengeroyokan terhadap korbannya yang videonya viral di media sosial
11

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus dua anggota geng motor yang melakukan pengeroyokan terhadap korbannya yang videonya viral di media sosial (medsos).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, di Medan, Minggu (7/2/1021), mengatakan dua anggota geng motor yang diamankan itu, yakni berinisial RS (16) warga Jalan Kemuning Blok V dan CMT (16) warga Jalan Cempaka VII Blok XV Perumnas Helvetia Medan.

Ia menyebutkan, dua anggota geng motor tersebut ditangkap di sekitar kawasan Perumnas Helvetia Medan.

Hasil pemeriksaan petugas, tersangka CMT mengakui melakukan pemukulan pada bagian tangan kiri korban sebanyak dua kali.

"Selain itu, tersangka CMT juga menendang tubuh korban dua kali, dan merusak sepeda motor milik korban dengan menggunakan sepotong kayu," ujarnya.

Martuasah mengatakan, tersangka RS menghentikan sepeda motor korban, dan mengajak teman-temannya untuk memukuli korban.

Bahkan, tersangka RS memukul pada bagian tangan kiri korban sebanyak dua kali.

Dari dua tersangka itu, kata dia, diamankan barang bukti berupa satu potongan kayu, dan satu tayangan video yang berisi peristiwa penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban.

"Kedua remaja anggota geng motor yang membuat keresahan warga itu dibawa ke Polrestabes Medan untuk proses hukum," kata mantan Kapolsek Medan Baru itu.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati