Netral English Netral Mandarin
12:08wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Jelang Libur Lebaran IHSG Terkoreksi, Ini Penyebabnya

Selasa, 11-Mei-2021 11:21

Ilustrasi IHSG
Foto : Antara
Ilustrasi IHSG
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (11/5/2021) pagi terkoreksi jelang libur cuti bersama Lebaran 2021 besok. 

IHSG dibuka melemah 9,94 poin atau 0,17 persen ke posisi 5.965,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,38 poin atau 0,27 persen ke posisi 886,13. 

"Pelemahan bursa AS dan hari terakhir perdagangan sebelum libur Idul Fitri membuat kami memperkirakan bahwa IHSG akan terkoreksi hari ini," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (11/5/2021). 

Semalam bursa AS, Wall Streer, ditutup melemah. Indeks Nasdaq terkoreksi hingga 2,55 persen. Kekhawatiran akan meningkatnya inflasi dan suku bunga membuat investor memilih merotasi saham-saham teknologi ke value stock atau saham-saham yang diperdagangkan pada harga lebih rendah dibandingkan dengan dasar-dasar yang tercantum dalam laporan keuangan perusahaan. 

Saham-saham teknologi besar melemah cukup dalam, seperti Tesla turun hingga 6,4 persen dan Facebook melemah 4,2 persen. 

Beberapa sentimen yang dapat diperhatikan di antaranya adalah pergerakan harga komoditas di mana minyak sawit mentah (CPO) dan Nikel melemah, namun batu bara menguat. 

Sementara imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun sedikit meningkat ke level 1,63 persen dibandingkan 1,6 persen pada akhir pekan lalu. 

Hari ini data pertumbuhan penjualan ritel Indonesia Maret 2021 akan dirilis. Sebelumnya pada Februari penjualan ritel minus 18,1 persen (yoy).Sedangkan China akan merilis data inflasi April 2021. Di sisi lain, Malaysia kembali memberlakukan kebijakan lockdown untuk ketiga kalinya, yang dimulai dari 12 Mei hingga 7 Juni 2021. 

Sebanyak 4.891 kasus baru COVID-19 diumumkan di Indonesia pada Senin (10/5/2021) kemarin dengan 6.338 pasien sembuh (recovery rate 91,6 persen). Hingga kini, Indonesia telah mencatat total 1,72 juta kasus COVID-19. 

Terkait vaksinasi nasional, per Senin (10/5/2021) vaksin dosis pertama telah diberikan kepada 13,48 juta orang atau setara dengan 7,4 persen dari target 181,5 juta orang. Sementara itu, dosis kedua telah diberikan kepada 8,75 juta orang. 

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 737,97 poin atau 2,5 persen ke 28.780,37, Indeks Hang Seng turun 650,37 poin atau 2,27 persen ke 27.945,29, dan Indeks Straits Times terkoreksi 23,61 poin atau 0,74 persen ke 3.158,8.

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati