Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:28wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Jkw Minta Dikritik Keras dan Pedas, TZ: Kenapa Pendukung Bapak Ndablek Banget?

Kamis, 11-Februari-2021 17:15

Eks wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.
Foto : Pinterest
Eks wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain (TZ) angkat bicara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi sempat melontarkan permintaan pada masyatakat agar aktif memberikan kritik kepada pemerintah. 

Sepemahaman Tengku Zulkarnain, Jokowi minta agar dikritik keras dan pedas. Pernyataan Jokowi lantas membuatnya secara pribadi kagum, bahkan menurutnya, dunia juga turut kagum.

Tapi Tengku Zulkarnain mempertanyakan, mengapa mereka yang mengaku pendukung Presiden Jokowi tidak mendengarlan perintah dan keinginan Presiden Jokowi itu sendiri.

"Kenapa.mereka NDABLEK banget, ya pak...?Malah mau mengadukan?," tegas dia, dikutip dari cuitannya, Kamis (11/2/2021).

Lebih lanjut dia pertanayakan, bagaimana orang mau melontarkan mengkritik, apalagi kalau kritik yang disampaikan pedas. Pasalnya ada kasus orang mimpi saja diadukan. Ada juga tukang ramal diadukan.

Tidak hanya itu, bahkan sekelas Prof Din Syamsuddin, tokoh idealis tingkat dunia juga diadukan dan mau diperiksa radikal atau bukan.

"Jadi teringat judul film jadul:Kejarlah Daku Kau Ku Tangkap. KRIPIK, kalee," kata Tengku Zulkarnain. 

Warganet juga turut memberikan komentar dan tanggapan terkait pernyataan Tengku Zulkarnain.

"Ya yang di duga melanggar hukum ya perlu di adukan lho tazd, kalao kritiknya konstruktif, etik dengan segala solusinya, ok nd fine⊃2; aja," cuit @hendrayana1***.

"Kurasa ini akan jadi jebakan batman kedua... dia dulu bilang kangen didemo.. gak taunya didemo malah ditinggal pergi dan pendemo banyak yg diborgol. Skrg ingin dikritik... nanti pengkritiknya diborgol...," cuit @faujij***.

"Dulu minta di demo eh kenyataannya terbalik. Gak usah berharap banyak pak ustadz apalagi sampai kagum," cuit @jackp***.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani