Netral English Netral Mandarin
00:46wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Kasus Investasi Bodong, Video Lawas Haikal Hassan Viral: 212 Mart, Tokonya Orang Islam, Jihad Itu...

Senin, 03-Mei-2021 20:33

Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan
Foto : Istimewa
Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Video lawas juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan mempromosikan 212 Mart, viral di media sosial.

Banyak netizen kembali mengunggah video itu setelah heboh kasus dugaan investasi bodong 212 Mart di Samarinda, Kalimantan Timur.

Salah satu netizen yang mengunggah video Haikal mempromosikan 212 Mart adalah pemilik akun Twitter@Candraasmara85.

"Inilah awal mula kebangkitan penipuan itu (emoji tertawa)," cuit @Candraasmara85 pada unggahan videonya, Senin (3/5/2021).

Dalam video berdurasi 56 detik yang diunggah @Candraasmara85, Haikal mengajak masyarakat berbelanja 212 Mart yang merupakan toko orang Islam. Ia juga membeberkan manfaat 212 Mart bagi umat.

"Teman-teman sekalian, tidak akan pernah, sekali lagi tidak akan pernah umat Islam menjadi tuan rumah di negara sendiri kalau kita masih belanja di toko orang. Jadi semua mesti belanja di 212, tokonya orang Islam," kata Haikal.

"Liat aja sekarang, banyak toko-toko lain yang tumbuh seperti jamur di musim hujan, tapi kenapa tidak 212? Karena kita belum punya kesadaran, jihad itu, jihad itu," sambung Haikal.

Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center itu lantas menyinggung adanya keluhan soal harga barang di 212 Mart yang sedikit lebih mahal dibanding toko lainnya. Ia mengklaim bahwa itu merupakan kelebihan dan bagian dari dakwah.

"Ah mahalan di sini (212 Mart)'. Lho cuma 100, 200 perak, cuma 100, 200 perak gitu lho. Justru itulah kelebihannya. Justru itulah nilai dari dakwahnya. Jangan pelit- pelitlah, jangan perhitunganlah. Selamanya kita tidak akan maju kalau kita masih perhitungan," ungkapnya.

"Belanjalah di toko 212 Mart. Insya Allah, itulah awal mula kebangkitan, kejayaan ekonomi umat," tutup Haikal disambut pekikan takbir orang-orang di sekitarnya.

Ssperti dilansir dari kompas.com, ratusan warga melaporkan investasi bodong 212 Mart ke Polresta Samarinda. Para pelapor merasa ditipu Pengurus Koperasi 212 Samarinda setelah mengundang investasi untuk mendirikan pusat perbelanjaan 212 Mart.

Nilai investasi tiap warga beragam, mulai dari Rp 500.000 sampai dengan Rp 20 juta. Total kerugian ditaksir miliaran rupiah.

Masalah muncul sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan yang belum dibayarkan hingga operasional 212 Mart ditutup tanpa pengembalian investasi yang dibayarkan.

Pengurus koperasi pun menghilang dan sulit dihubungi hingga warga yang menjadi korban melapor polisi.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati