Netral English Netral Mandarin
16:56wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Mantan Jubir KPK Bongkar Pertanyaan Janggal TWK: Apa Makna Dituju?

Kamis, 06-Mei-2021 22:40

Ilustrasi KPK
Foto : Istimewa
Ilustrasi KPK
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapkan pertanyaan janggal pada tes wawasan kebangsaan kepada penyidik KPK.

Salah satunya, pertanyaan bersedia tidak menjadi istri kedua? atau pertanyaan yang lebih menggelitik adalah kalau pacaran ngapain saja?

Menurut Febri pertanyaan tersebut tak pantas dan tidak tepat ditujukan kepada pegawai KPK buat mengukur wawasan kebangsaan yang menjadi tolak ukurnya.

"Apakah pertanyaan ini pantas & tepat diajukan pd Pegawai KPK untuk mengukur wawasan kebangsaan?1. Kenapa belum menikah? 2. Apakah masih punya hasrat? 3. Bersedia ndak jadi istri kedua?4. Kalo pacaran ngapain aja?Demi transparansi, soal & kertas kerja TWK tersebut harusnya dbuka," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Mantan aktivis Indonesia Coruption Watch (ICW) itu meminta kepada KPK, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) buat menjelaskan secara gamblang pertanyaan tentang hal tersebut.

"Kalaulah benar pertanyaan itu diajukan pewawancara pd Pegawai KPK saat tes wawasan kebangsaan, sungguh saya kehabisan kata2 & bingung apa sebenarnya yg dituju dan apa makna wawasan kebangsaan. Semoga ada penjelasan yg lengkap dari KPK, BKN atau Kemenpan tentang hal ini," tulisnya lagi. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi