Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:27wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
PKS Ajak Masyarakat Ramai-Ramai Koleksi Dinar dan Dirham, Begini Komentar Eko Kuntadhi

Minggu, 07-Februari-2021 13:45

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Facebook
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Byarwati mengajak masyarakat Indonesia untuk memiliki alat tukar Dinar dan Dirham  yang dianggap paling stabil tersebut.

Menurut Anis tujuannya untuk mendukung pemerintah meningkatkan ekonomi syariah yang menjadi progaram andalan saat ini dikutip dari fraksi.pks.id.

"Contohnya seperti pengembangan produk jual beli emas di bank syariah, atau contoh lain seperti wakaf produktif menggunakan dinar dan dirham," kata Anis, Sabtu (6/2/2021).

Terkait hal itu Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi ikut mempertanyakan ajakan politisi PKS tersebut.

"Kenapa sih, gak bilang 'investasi emas' dan 'perak' aja gitu. Kenapa harus pake bahasa dinar dan dirham," tulis Eko, Minggu (7/2/2021).

Eko mengatakan Dinar dan Dirham kan itu mata uang Uni Emirat Arab yang bentuknya sama dengan mata uang Indonesia Rupiah."Kalau dinar dan dirham kan, mata uang Eni Emirat Arab. Bentuknya sama kayak rupiah," ujarnya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli