Netral English Netral Mandarin
05:45wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Sebut Varian Delta Lebih Dasyat, Luhut: Kita Menghadapi Musuh yang Beda

Kamis, 15-Juli-2021 21:00

Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan
Foto : Istimewa
Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, lonjakan kasus baru Covid-19 di Tanah Air belakangan ini diakibatkan oleh varian Delta.

Luhut menyebut penyebaran varian Delta ini berbeda dengan kondisi di masa PSBB dan PPKM mikro yang relatif terkendali.

"Anda bisa lihat PSBB 1, PSBB 2, PPKM kabupaten/kota, PPKM mikro, semua relatif sebenarnya naik tetapi masih terkendali. Tetapi begitu kita masuk varian Delta, peningkatan kasus Covid-19 didominasi oleh varian Delta," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7/2021).

"Jadi hampir semua di Jawa ini kalau nggak boleh saya katakan, ya semua, itu dikontrol oleh varian Delta," sambung Luhut dengan menampilkan sebuah grafik yang menunjukkan penyebaran kasus Covid-19 di masa PPKM Darurat.

Dijelaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) itu, penyebaran varian Delta jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya, yakni varian Alpha.

"Peningkatan kasus Covid-19 ini didominasi oleh varian Delta. Varian Delta ini menurut yang saya baca itu sekitar 6 kali lebih cepat (penularannya) dari varian Alpha atau PSBB 1 dengan PSBB 2," ujarnya.

Luhut melanjutkan, adanya varian Delta ini membuat Indonesia sedang berhadapan dengan musuh yang berbeda. Kendati demikian, Luhut menyatakan bahwa pemerintah siap menghadapi semua ini dengan segala sumber daya yang ada.

"Jadi kita menghadapi musuh yang beda. Jadi musuh yang beda ini tentu kita hadapi dengan resources yang ada, ya kita hadapin, tapi tidak mudah. Nanti saya ceritakan bagaimana menyangkut obat, tempat tidur, oksigen dan sebagainya," ungkapnya.

"Tapi dari studi yang saya tahu apakah 5x-6x (tingkah penyebaran varian Delta dari dari Alpha) tergantung yang teliti, tapi yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian Alpha yang sebelumnya," jelas Luhut.

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Indonesia terus melonjak drastis. Bahkan beberapa kali tercatat rekor baru. Terbaru, pada Rabu (14/7/2021) kemarin, ada penambahan 54.517 kasus baru.

Hingga kemarin, total kasus positif Covid-19 mencapai 2.615.529 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 68.219 orang meninggal dunia, 2.139.601 orang sembuh, dan 443.473 orang masih dalam perawatan maupun isolasi mandiri.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P