Netral English Netral Mandarin
17:11wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Soal Rektor UI Rangkap Jabatan, Satire Mustofa: Kesalahan Terbesar Ada Pada Anies

Jumat, 23-Juli-2021 13:45

Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya
Foto : Istimewa
Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya, mengomentari polemik perubahan Statuta Universitas Indonesia (UI) yang mengizinkan rektor rangkap jabatan.

Melalui akun Twitter-nya, Mustofa mencuit kalimat bernada satire dengan menyebut bahwa persoalan Rektor UI rangkap jabatan merupakan kesalahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Soal Rektor UI yang rangkap jabatan, menurut saya kesalahan terbesar ada pada Anies," cuit @tofatofa_id, Kamis (22/7/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengizinkan Rektor UI Ari Kuncoro merangkap jabatan Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tindakan tersebut dilakukan melalui penerbitan PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI.

PP yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Juli 2021 itu mengubah aturan sebelumnya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI yang melarang rektor UI untuk rangkap jabatan sebagai komisaris BUMD/BUMN.

Persoalan rangkap jabatan ini menjadi sorotan publik setelah Rektor UI diduga melanggar peraturan karena menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Setelah masalah ini jadi kontroversi, Ari Kuncoro pun memutuskan mengundurkan diri dari posisi Wakil Komisaris Utama BRI.BRI mengumumkan pengunduran diri Ari pada Kamis (22/7/2021) kemarin.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P