Netral English Netral Mandarin
16:50wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Sport Tourism, Favorit Wisata Selama Pandemi Paling Aman?

Jumat, 09-Juli-2021 08:30

 Sport Tourism, Favorit Wisata Selama Pandemi.
Foto : Kemenparekraf
Sport Tourism, Favorit Wisata Selama Pandemi.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wisata alam, wisata olahraga merupakan favorit selama pandemi. Kebanyakan masyarakat saat ini lebin senang berada di alam terbuka.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan potensi sport tourism di Indonesia bisa membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.

Saya sendiri adalah pegiat sport tourism. Saya mengikuti wisata olahraga terutama setelah saya aktif dari sisi prestasi, dulu aktif di beberapa cabang olahraga. Tapi saya juga melihat peluang di wisata olahraga atau sport tourism," ujar Sandiaga Uno, di Instagramnya, Kamis, (8/8/2021).Ia mengaku dahulunya pernah aktif di bola basket, atletik, PASI, PSSI. Dirinya melihat bahwa ternyata ada sisi-sisi yang sangat luas yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa dari sport tourism.

Wisata petualangan merupakan bidang pariwisata yang memiliki risiko tertentu, seperti mendaki gunung, arung jeram, susur gua, dan menyelam. Penyelenggaraan wisata petualangan cenderung berbiaya lebih mahal karena membutuhkan persiapan dan keamanan yang lebih rumit daripada wisata biasa.

Kemenparekraf terus mendukung pengembangan pariwisata berbasis olahraga sebagai bagian dari penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat khususnya milenial untuk bisa ikut andil dalam pemulihan ekonomi nasional.

Kita sangat bisa menyelenggarakan event-event berskala nasional maupun internasional dengan memanfaatkan 5 destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Bali, Mandalika dan Likupang serta daerah wisata potensial lainnya.

Selain itu, pentingnya konsistensi penyelenggaraan event yang baik dengan tetap menonjolkan ke-khasan daerahnya, dan tentunya berpedoman pada protokol CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, Keberlanjutan Lingkungan) dalam pelaksanaannya.

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P