Netral English Netral Mandarin
14:41wib
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia karena angka penularan infeksi virus corona (Covid-19) yang dinilai tinggi dan kemungkinan adanya serangan teror. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.
Waspada Gelombang Laut Capai 6 Meter di Wilayah Ini

Sabtu, 17-April-2021 17:42

Ilustrasi gelombang
Foto : Istimewa
Ilustrasi gelombang
11

TERNATE, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate meminta seluruh masyarakat, terutama pengguna jasa transportasi laut, untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang mencapai 4 hingga 6 meter di Perairan Halmahera Bagian Utara. 

"Kami meminta sejumlah aktivitas pelayaran dari dan ke berbagai wilayah di Malut untuk mewaspadai tingginya gelombang laut yang mencapai hingga 6 meter," kata prakirawan cuaca BMKG Sultan Baabullah Ternate Justia Prislly D di Ternate, Sabtu (17/4/2021). 

Akibat cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir, aktivitas pelayaran, terutama pengguna kapal berukuran kecil, belum bisa berlayar. 

Selain itu, Justia juga mengingatkan bahwa dalam dua hari ke depan berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Jailolo, Sidangoli, Ternate, Tidore, Galela, Tobelo dan Morotai dan untuk seluruh wilayah Malut dengan suhu udara : 23 derajat Celcius - 32 derajat Celcius, kelembaban udara : 65 - 100 persen, angin : barat daya - utara, 05 - 40 km/jam dan peringatan dini waspada potensi angin permukaan hingga 50 km/jam. 

Selain itu, kondisi cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di wilayah Jailolo, Halmahera Barat, Ternate, Tidore, Kao, Maba, Weda, Bacan, Pulau Kasiruta dan sekitarnya. 

Sebelumnya, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate Miraza AP menyatakan adanya penundaan aktivitas pelayaran antarpulau dari Ternate ke berbagai daerah lainnya, karena cuaca buruk. 

"Berdasarkan rekomendasi BMKG setempat, cuaca ekstrim disertai angin kencang dan gelombang tinggi sangat membahayakan keselamatan, terutama pengguna kapal berukuran kecil, karena gelombang laut mencapai 4 hingga 6 meter," katanya. 

Sehingga, untuk aktivitas pelayaran dari Ternate ke berbagai daerah, seperti Pulau Batang Dua belum diizinkan untuk berlayar. 

Oleh karena itu, untuk kapal perintis, kapal fery milik ASDP maupun kapal rakyat tujuan Ternate-Batang Dua maupun Kota Bitung belum diizinkan beroperasi dalam untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut akibat gelombang tinggi. 

Sementara itu, sejumlah calon penumpang speedboat tujuan Ternate-Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, terpaksa menunda keberangkatannya, menyusul tingginya gelombang laut di sekitar perairan tersebut.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli