Netral English Netral Mandarin
00:33wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Lima Makanan yang Dibolehkan Penderita Asam Urat

Senin, 09-Agustus-2021 08:05

Buah-buahan banyak mengandung vitamin C
Foto : Jovee
Buah-buahan banyak mengandung vitamin C
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gejala asam urat biasanya berlangsung dalam kurun waktu 3-10 hari. Bagian sendi terasa nyeri dan bengkak terutama pada malam hari. Solusi mengatasi asam urat saat ini bisa dilakukan dengan menjauhi makanan yang tinggi purin.

Beberapa jenis makanan aman dikonsumsi untuk penderita asam urat bahkan bisa mencegah penumpukan level asam urat di tubuh.

Inilah makanan yang bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat: 1.  Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Berdasarkan riset New England Journal of Medicine, makanan yang mengandung protein nabati lebih baik dari protein hewan untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat. Berbeda dengan protein hewani seperti daging merah atau seafood, makanan yang kaya protein nabati tidak menyebabkan asam urat kambuh.

Contoh makanan untuk penderita asam urat yang kaya protein nabati adalah kacang-kacangan (polong, lentil, buncis) atau biji-bijian (almond, flax seeds, chia seeds, kacang kenari).

2.  Buah yang Kaya Vitamin C

Dilansir dari Healthline, suplemen vitamin C membantu mengurangi asam urat dalam darah. Didukung adanya riset kepada 1.400 pria di tahun 2008, menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C memiliki kadar asam urat lebih rendah dibandingkan yang sedikit mengonsumsi vitamin C.

Jadi mengapa tidak? Mulailah mengonsumsi buah yang kaya vitamin C. Misalnya, stroberi, lemon, jeruk, jambu biji, nanas, dan kiwi. Vitamin C efektif membantu membuang asam urat lewat urine. 3.  Telur Ayam

Meski sebagian besar sumber protein hewani dianggap memperburuk asam urat, ternyata hal itu tidak berlaku pada telur. Sebutir telur berukuran besar mengandung protein, lemak, karbohidrat, gula, potasium, fosfor, folat, kalsium, vitamin A dan vitamin D. Telur juga memiliki kadar purin rendah, sehingga boleh dikonsumsi sebagai sumber protein bagi penderita asam urat.

4.  Salmon dan Ikan yang Rendah Purin

Banyak yang menganggap ikan termasuk makanan pantangan bagi penderita asam urat. Memang beberapa jenis ikan atau seafood (kepiting, kerang) bisa memperburuk asam urat karena kadar purin yang tinggi.

Jika Anda ingin mengonsumsi ikan, tentu pilihan yang tepat adalah jenis ikan yang memiliki kadar purin rendah. Batasan yang aman adalah total purin maksimalnya 100 mg per sajian 100 gram. 

Proses memasaknya pun harus dengan cara merebus, mengukus, atau poaching. Tidak dianjurkan dengan menggorengnya. Beberapa ikan yang aman untuk asam urat contohnya, ikan sidat jepang (belut jepang), ikan kod hitam (sablefish), dan salmon.

Ikan salmon yang kaya asam lemak omega-3 juga dianggap dapat meredakan nyeri, bengkak, atau dan peradangan akibat asam urat. Namun tentunya jumlah ikan yang dikonsumsi sesuai batas aman dan tidak berlebihan. 5.  Susu Rendah Lemak

Kandungan susu full cream memiliki kadar lemak jenuh berbahaya karena bisa memperburuk peradangan. Akan tetapi produk susu rendah lemak relatif aman dan bisa menambah manfaat kesehatan untuk tulang, otot, dan sendi. 

Jadi, meski menderita asam urat kamu tetap bisa mengonsumsi produk susu low-fat.Selain menjaga diri dengan selektif memilih makanan yang rendah purin, ada hal-hal lain yang bisa mengurangi kambuhnya asam urat.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati