Netral English Netral Mandarin
03:12wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Tempat Wisata Antimainstream di Bandung, Hanya Pemberani yang Boleh ke Sini

Rabu, 04-Agustus-2021 13:20

Gua Belanda di Bandung salah satu tempat wisata horor.
Foto : Majalah misteri
Gua Belanda di Bandung salah satu tempat wisata horor.
20

BANDUNG, NETRALNEWS.COM - Usai PPKM, sudahkan Anda merencanakan berwisata ke Bandung? Setidaknya banyak tempat wisata menarik yang bisa Anda kunjungi dan tentu saja dekat dengan Jakarta.

Namun, untuk saat ini wisata luar ruangan merupakan pilihan paling tepat. Jika Anda kebetulan ke Bandung dan ingin mencari sensasi, datanglah ke tempat-tempat wisata antimainstream seperti horor misalnya.

Inilah wisata misteri atau horor yang bisa Anda kunjungi dan hanya pemberani sajalah yang boleh datang ke sini.

Rumah Kentang

Rumah Kentang yang berada di jalan Aceh sangat terkenal akan keangkerannya dan sudah menjadi sebuah judul film horor. Banyak yang sudah melewati rumah tersebut dan mencium bau kentang yang menyengat, serta suara tangisan. 

Cerita bermula dari seorang ibu yang nggak sengaja menjatuhkan bayinya ke dalam kuali saat memasak kentang hingga bayi tersebut meninggal. Kini, arwah bayi tersebut gentayangan.

Namun, ada beberapa orang yang mengatakan bahwa bau kentang berasal dari hantu genderuwo yang tinggal di rumah tersebut. Menurut warga di sekitar, di sana orang-orang juga kerap mengalami kecelakaan hingga luka-luka dan meninggal.

Kecelakaan terjadi karena mereka melihat sosok besar dan mengerikan, sehingga menghalangi penglihatan dan bikin mereka menabrak sesuatu.

Gua Jepang

Gua ini dibangun oleh para romusha. Karena kejinya perlakuan Jepang kala itu, banyak romusha yang meninggal dalam pembuatan gua ini. Di dalam gua ini pun banyak tentara Jepang yang mati akibat serangan para sekutu.

Gua ini merupakan saksi bisu kengerian zaman penjajahan dan perang. Pantas saja meskipun telah dijadikan tempat wisata, gua ini masih memiliki hawa mencekam, dikarenakan masa lalunya. Gua ini juga belum pernah direnovasi sejak pembangunannya. 

Pasti banyak yang familiar dengan tempat iini.Terletak di Dago Atas, Bandung, gua ini dibangun pada tahun 1942 di dalam hutan rakyat yang sekarang disebut Taman Hutan Ir. H. Djuanda.

Ternyata, gua ini belum selesai dibangun. Gua Jepang ini dimaksudkan untuk menjadi sarang pertahanan Jepang. Di dalam gua pun terdapat lorong-lorong yang tersambung ke dalam ruangan-ruangan, di antaranya adalah ruang tembak, ruang pertemuan, dapur, gudang, serta bunker untuk para tawanan perang.

Gua BelandaSelain Gua Jepang, Taman Hutan Ir. H. Djuanda juga menjadi tempat Gua Belanda.  Pada masa penjajahan Belanda, Gua Belanda digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata tentara Belanda. Di sana juga menjadi tempat pembantaian tentara pribumi oleh tentara Belanda. Tidak heran jika goa ini terasa angker. 

Gua Belanda pun dijadikan sebagai tempat wisata di Dago Pakar. Banyak juga wisatawan yang berkunjung ke sana. Meskipun bisa dikunjungi siapa aja, tapi Anda tidak boleh bertindak sembarangan di sana, salah satunya dilarang menyebut kata “lada”. Karena, Lada adalah nama sesepuh mereka. Jika mendengar kata itu, penunggu goa bisa marah.

Gua Belanda beroperasi lebih dulu dari Gua Jepang, yakni sejak tahun 1918. Awalnya, gua ini adalah terowongan PLTA Bangkok yang merupakan PLTA pertama di Indonesia. Kemudian, pada tahun 1941, gua ini dialihfungsikan salah satunya sebagai Pusat Stasiun Radio Telekomunikasi Militer Hindia Belanda. 

Selain itu, gua ini juga memiliki 15 lorong dan beberapa ruangan yang berfungsi sebagai tempat istirahat para tentara Belanda, ruang interogasi tahanan, dan juga penjara. Gua ini juga pernah digunakan sebagai tempat Penyimpanan senjata dan gudang amunisi pasca kemerdekaan. Sama seperti Gua Jepang, Gua Belanda juga menyimpan cerita semasa peperangan. Rasanya, tidak aneh memang kalau tempat ini menjadi salah satu tempat paling angker di Bandung.

Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indonesia yang berada di jalan Cilaki No. 73 ini juga merupakan gedung peninggalan zaman penjajahan Belanda. 

Tentu aja Museum Pos Indonesia menyimpan banyak kisah misteri yang nggak kalah seram! Konon, di ruang bawah tanahnya terdapat banyak patung yang jika diperhatikan terus, patung-patung itu akan menatap balik ke arah Anda, bahkan, bisa jadi hidup ketika malam hari!

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati