Netral English Netral Mandarin
00:59wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Linimassa Twitter Bergulir Tagar PercumaLaporPolisi, Tanggapi Kasus Pemerkosaan Anak Di Luwu Timur

Jumat, 08-Oktober-2021 10:30

Ilustrasi Anak-Anak
Foto : Antara
Ilustrasi Anak-Anak
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM

Linimassa twitter ramai dengan tagar #PercumaLaporPolisi apalagi, kondisi itu usai tayang sebuah liputan jurnalistik pemerkosaan tiga orang anak di Luwu Timur, Sulawesi Tenggara.

Banyak netizen melempar kritik kepada kepolisian. Apalagi, dalam penyelidikannya secara gamblang netizen mempertanyakan kinerja secara profesional. Tagar #PercumaLaporPolisi sudah dicuitkan lebih dari 16.000 kali di Twitter Indonesia.

"Dari artikel desember 2019 menyebut tidak ada pendampingan hukum waktu korban melapor, tidak ada perspektif perempuan dalam penyelidikan. Dua bulan berjalan kasus sudah dihentikan  #PercumaLaporPolisi," tulis @anxious**** seperti dilansir Jakarta, Jumat (8/10/2021).

Ada juga mempertanyakan respon kepolisian terhadap kasus yang melibatkan ayah kandungnya sebagai pelaku.

"Negara ini lucu lucu ga lucu. Gimana deh Mabes bilang “bisa dibuka kalau ada bukti baru”?  Ini bukan Pengadilan yg minta sidang baru. Ini ada korban melapor, yha tugas Polisi cari buktinya. Kalau kita disuruh cari bukti sendiri Polisinya ngapain? #PercumaLaporPolisi," tulis @haye

Sebelumnya, Akun media sosial resmi Polres Luwu Timur dibanjiri komentar hujatan dari warganet. Hal ini disebabkan karena Polres Luwu Timur menyatakan berita "Tiga Anak Saya Diperkosa..." adalah hoaks.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani