Netral English Netral Mandarin
11:42wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
LSI Rilis Kepercayaan KPK Menurun, Politisi PKS: Masih Ingat Skenario Pelemahan KPK? 

Jumat, 26-Februari-2021 21:18

Ilustrasi Gedung KPK
Foto : Istimewa
Ilustrasi Gedung KPK
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mempertanyakan kepada netizen soal pelemahan KPK belum lama ini.

"Masih ingat skenario pelemahan @KPK_RI ?," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Seperti diketahui, Penyidik senior KPK Novel Baswedan angkat bicara terkait kepuasan publik terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia yang dirilis oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI). Dia menyinggung soal pelemahan lembaga antirasuah menjadi faktor menurunnya kepercayaan publik terhadap KPK.

"Ketika KPK dilemahkan, pasti kinerja pemberantasan korupsi akan terganggu. Ketika kinerja KPK menurun dan praktik korupsi kian banyak, maka masyarakat akan semakin tidak puas dengan kinerja KPK dalam memberantas korupsi," kata Novel kepada wartawan di Jakarta, seperti dilansir detik.com.

Dia memang sudah menduga kepercayaan publik ke KPK akan menurun karena pelemahan itu. Menurutnya, pemberantasan korupsi di Tanah Air adalah tanggung jawab Presiden Joko Widodo.

"Tapi yang perlu masyarakat tahu adalah pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab pemerintah dalam hal ini adalah presiden," ucap Novel.

Dia menilai pemerintah bisa mengerahkan organ apa saja untuk memberantas korupsi. Termasuk, kata dia, melalui KPK.

"Bila KPK dilemahkan, yang perlu kita tahu adalah apa rencana pemerintah selanjutnya dalam memberantas korupsi?" katanya.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati