Netral English Netral Mandarin
04:29wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Luhut Minta Maaf, Politisi Demokrat: Yang Penting Jangan Sombong dan 'Sok Jago'

Minggu, 18-Juli-2021 16:10

Politisi Partai Demokrat Yan Harapan
Foto : Istimewa
Politisi Partai Demokrat Yan Harapan
42

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Yan Harapan mengomentari sikap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta maaf kepada rakyat Indonesia lantaran PPKM Darurat belum optimal.

"Yang penting, jangan sombong, jangan ‘sok jago’. Udah..gitu aja," demikian komentar Yan yang disampaikan melalui akun Twitter-nya, @YanHarahap, Sabtu (17/7/2021).

Sebelumnya, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Indonesia karena PPKM Darurat di Jawa-Bali belum optimal.

Hal tersebut disampaikan Luhut dalam konferensi pers virtual Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat melalui kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Sabtu (17/7/2021).

"Sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini masih belum optimal," ujarnya.

Luhut berjanji akan bekerja keras bersama jajaran menteri dan kepala lembaga terkait untuk menangani pandemi Covid-19 khususnya menurunkan tingkat penularan varian Delta yang memang tengah mendominasi kasus Covid-19 di Tanah Air.

"Saya bersama jajaran dan menteri kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian Delta ini bisa diturunkan dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat dapat terlaksana," jelasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati