Netral English Netral Mandarin
15:38wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Mahasiswa Bisa Cari Penghasilan Tambahan, Yuk Pasarkan Produk UMKM Hanya dari Ponsel

Selasa, 24-Agustus-2021 11:00

Mahasiswa bisa bantu UKM pasarkan produk.
Foto : Kemenparekraf
Mahasiswa bisa bantu UKM pasarkan produk.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong mahasiswa Universitas Indonesia untuk dapat menciptakan peluang bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdigitalisasi.

Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) adalah yang terbesar ke-3 di dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Oleh karena itu, Sandiaga mengajak para mahasiswa untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menciptakan peluang bisnis UMKM yang terdigitalisasi dan berbasis ekonomi kreatif.

"Saya ingin mengajak FE UI dan teman-teman YES untuk ikut ke dalam gerbong dalam menciptakan bisnis dan UMKM yang terdigitalisasi," ujar Sandiaga, Senin, (23/8/2021).

Sandiaga menjelaskan transformasi digital yang dilakukan oleh pelaku ekonomi kreatif dan UMKM dapat mencapai pasar dengan mudah. Sehingga target yang dihasilkan akan lebih mudah dicapai.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan semakin banyak anak muda yang berkecimpung di dunia wirausaha, akan semakin banyak pula produktivitas yang dihasilkan sehingga berdampak pula pada meningkatnya perkembangan ekonomi nasional.

"Ini peluang wirausaha muda dan saya ingin seribu orang yang hadir kurang lebih di sini melihat bahwa ke depan anak-anak muda itu jangan lulus terus mencari kerja, mereka harus mulai memikirkan untuk menciptakan lapangan kerja, memulai usaha yang akan mengurangi tingkat pengangguran, dan ternyata datanya menolong sekali. Bahwa 50 persen lebih dari lulusan universitas ingin membuka usaha sendiri," ujar Sandiaga.

Ia juga menjelaskan bahwa Kemenparekraf memiliki program pengembangan wirausaha dan dukungan dalam digitalisasi ekonomi kreatif, yang terdiri dari Bantuan Intensif Pemerintah (BIP), Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara (BEDA'KAN), Kreatif dari Rumah, Bangga Buatan Indonesia, Game Prime, BEK-UP, Banper, akselerasi, dan sebagainya.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga dalam acara YES Goes to Campuss Universitas Indonesia, yaitu  Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baperekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya.

Wisnu Bawa Tarunajaya menyampaikan bahwa pelaku UMKM di Indonesia bisa memasarkan produknya melalui digitalisasi. Ia juga berharap UMKM dapat terus berkembang sehingga dapat terus berkontribusi pada PDB Indonesia.

"Mudah mudahan melalui digitalisasi melalui online produk-produk itu bisa terbantu untuk dipasarkan dan dijual. Mudah-mudahan masa-masa pandemi ini bisa pulih dan kita bisa bangkit kembali, karena sektor UMKM ini sangat berperan dalam memberikan kontribusi PDB kita," ujar Wisnu. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi