Netral English Netral Mandarin
01:59 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Mahfud MD: Menteri Korupsi Kita Borgol dan Buka Peluang Dihukum Mati

Minggu, 13-December-2020 21:30

Menkopolhukam Mahfud MD.
Foto : Go Politik
Menkopolhukam Mahfud MD.
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menkopolhukam Mahfud MD turut angkat bicara terkait tindakan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengunggah ceramah Mahfud di media sosial.

Mahfud mengaku tidak masalah dengan tindakan Mahfud. Berbagai dalil yang disampaikan Mahfud dalam ceramah juga diklaim berlaku bagu semua pihak.

Adapun salah satu pernyataan Mahfud saat berceramah menyebut bahwa negara akan hancur kalau tidak adil.



"Makanya menteri korupsi pun kita borgol dan membuka peluang dihukum mati. Tp pengacau yg di luar pemerintah jg hrs ditindak. Salah?," kata Mahfud, dikutip dari cuitannya, Minggu (13/12/2010).

Lebih lanjut Mahfud katakan bahwa ceramahnya juga berlaku bagi UAS yang bergandengan dengan banyak pihak. Sehingga menteri atau pejabat yang korupsi harus ditangkap, pun preman yang melanggar hukum juga ditangkap.

"Sama dgn dalil sy bhw jika berlaku tdk adil negara akan hancur, tinggal nunggu waktu. Itu bunyi ayat Qur'an dan Hadits," tegas dia.

Menurut Mahfud, apabila orang mencari-cari tersangka yang belum tertangkap, tentu ada saja. Tetapi intinya pemerintah akan runtuh kalau berlaku tak adil, menurut Mahfud.

"2 jenderal polisi kita gelandang ke pengadilan, jaksa kita cokok, Jokcan kita tangkap, Maria Pauline kita ambil. 4 koruptor Jiwasraya dijatuhi hukuman seumur hidup," sebut Mahfud.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani