Netral English Netral Mandarin
04:41 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Turunkan Risiko Jantung dan Kanker, Konsumsi Cabai Buat Panjang Umur

Selasa, 15-December-2020 15:40

Ilustrasi makanan pedas
Foto : Istimewa
Ilustrasi makanan pedas
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jika Anda penyuka pedas, berarti ada kabar baik untuk Anda. 

Penelitian terbaru yang dipresentasikan di Sesi Ilmiah American Heart Association 2020, menunjukkan bahwa konsumsi cabai membuat Anda cenderung tidak meninggal karena penyakit jantung atau kanker. Kajian ilmiah tersebut bahkan ungkap, konsumsi cabai membuat Anda hidup lebih lama.

Studi terkait cabai menganalisis lebih dari 4.729 studi sebelumnya, dari lima database kesehatan global terkemuka. Itu mencakup catatan kesehatan dan pola makan lebih dari 570.000 orang di AS, China, Iran, dan Italia.



Mereka menemukan bahwa orang yang makan cabai memiliki risiko 26 persen lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, risiko kematian akibat kanker 23 persen lebih rendah, dan risiko kematian karena sebab apa pun 25 persen lebih rendah, dibandingkan dengan orang yang jarang atau tidak pernah makan cabai.

Dalam rilis berita American Heart Association, penulis senior Bo Xu, MD, ahli jantung di Heart, Vascular & Thoracic Institute Cleveland Clinic, mengatakan para peneliti terkejut. 

"Dalam studi yang diterbitkan sebelumnya, konsumsi cabai secara teratur terkait dengan pengurangan risiko keseluruhan dari semua penyebab kematian akibat kanker," kata Dr Xu, dilansir dari laman Health, Selasa (15/12/2020).

Namun, para peneliti hanya mencoba menemukan hubungan antara cabai dan kematian, dan tidak mencari alasan pasti di baliknya.

“Tidak mungkin untuk secara meyakinkan mengatakan bahwa makan lebih banyak cabai dapat memperpanjang hidup dan mengurangi kematian, terutama dari faktor kardiovaskular atau kanker,” kata Dr Xu. 

Menurutnya, lebih banyak penelitian, terutama bukti dari studi terkontrol secara acak, diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan awal ini.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa cabai (yang banyak varietasnya, termasuk cabai rawit dan jalapeño) dapat memiliki efek pengaturan antiinflamasi, antioksidan, antikanker, dan glukosa darah.

Banyak manfaat kesehatan telah dikaitkan dengan capsaicin, kata Lauren Harris-Pincus, MS, RDN, dan penulis The Protein-Packed Breakfast Club, kepada Health.

"Ini adalah senyawa tanaman pada cabai yang kami kenali yang membuat pedas," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati