Netral English Netral Mandarin
03:22wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Maksimalkan Pendekatan Secara Virtual, AMK Ajak Milenial Viralkan PPKM Darurat

Jumat, 02-Juli-2021 12:23

Ketua Umum PN AMK Rendhika D Harsono
Foto : Istimewa
Ketua Umum PN AMK Rendhika D Harsono
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah telah menetapkan akan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK) langsung merespon dengan mewajibkan seluruh anggotanya untuk mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Ketua Umum PN AMK Rendhika D Harsono mengatakan, pihaknya akan membentuk tim khusus yang fokus memantau dan menangani pelaksanaan PPKM Darurat.

Dijelaskannya, tim ini akan berkoordinasi dengan seluruh kader AMK di daerah, terutama di wilayah-wilayah pulau Jawa dan Bali.

Kepada kader-kadernya di daerah, PN AMK, kata Rendhika, telah memberikan petunjuk cara-cara dan teknis pelaksanaan pemantauan tersebut, di antaranya mengajak seluruh masyarakat, terutama kalangan anak muda dan milenial.

"Keterlibatan anak muda dan kaum milenial sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan PPKM Darurat ini. Mereka punya kreativitas untuk memviralkan sesuatu jadi tren di masyarakat. Nah, kami butuh kreativitas anak-anak milenial agar PPKM Darurat menjadi viral di masyarakat," kata Rendhika D Harsono dalam pers rilis yang disebarkan kepada wartawan, Jumat (2/7/2021).

Dan, lanjut Rendhika, jika menemukan adanya ketidakpatuhan dan pelanggaran terhadap protokol PPKM Darurat, diutamakan cara menegurnya dengan virtual, yaitu mengingatkan melalui WhatsApp (WA).

Menurut Rendhika, menegur, mengingatkan atau berkomunikasi secara virtual harus diprioritaskan di masa pelaksanaan PPKM Darurat. Dengan begitu, penyebaran virus COVID-19 dapat ditekan.

Terpenting juga, ia memerintahkan kepada seluruh kader AMK untuk berkoordinasi dengan aparat setempat, mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga Satgas Anti COVID-19 setempat.

"Ini harus dilakukan agar tidak terjadi miss understanding dalam pelaksanaannya di masyarakat. Apa yang boleh kita lakukan, apa yang tidak kan ada rambu-rambu yang harus dipatuhi," tutur Ketua PH DPP PPP ini.

Tak hanya itu, AMK akan memberikan bantuan berupa sembako dan vitamin kepada masyarakat yang terdampak akibat diberlakukannya PPKM Darurat. Mengenai mekanisme penyerahan bantuan tersebut bagaimana, Rendhika mengatakan sedang dalam tahap finalisasi.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli