Netral English Netral Mandarin
03:22wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Mantan Ketua MK Soal Vonis Habib Rizieq: Penuhi Aspek Hukum Tapi Tidak Rasa Keadilan, Kehilangan Jiwa

Jumat, 28-Mei-2021 12:21

Habib Rizieq Shihab
Foto : Dokumentasi Netralnews
Habib Rizieq Shihab
4

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengungkapkan kalau persidangan eks petinggi sekaligus terpidana kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab memenuhi aspek hukum. Namun, sebaliknya tak memenuhi rasa keadilan.

Ketua MK zaman Presiden SBY itu menambahkan kalau hukum tanpa rasa keadilan adalah sebuah hukum dengan kehilangan jiwa.

"Putusan perkara HRS, memenuhi aspek hukum memenuhi pelanggaran pidana, tetapi tidak memenuhi rasa keadilan. Hukum tanpa rasa keadilan, adalah hukum yang kehilangan jiwa," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menjatuhkan vonis terhadap terdakwa kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Habib Rizieq Shihab (HRS) berupa denda Rp 20 juta, dan jika tidak dibayar maka diganti pidana lima bulan penjara.

Hakim menyatakan, Rizieq terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang melanggar kekarantinaan kesehatan sebagaimana diatur dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

"Menyatakan terdakwa Habib Muhammad Rizieq Shihab telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan," kata Hakim Ketua Suparman Nyompa membacakan amar putusan di PN Jaktim.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana denda sejumlah Rp 20 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti denda pidana kurungan selama 5 bulan," ujar Suparman. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli