Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:28wib
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan izin darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin Covid-19 Sinopharm dengan efikasi 78,1 persen. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa mudik Lebaran 2021, baik itu jarak jauh maupun jarak dekat, tetap ditiadakan.
Mantan Pelatih FC Porto Kirim Lamaran ke AC Majapahit

Selasa, 04-Mei-2021 14:03

Manuel Jorge Freitas Rodrigues
Foto : Istimewa
Manuel Jorge Freitas Rodrigues
2

MOJOKERTO, NETRALNEWS.COM - Kursi head coach AC Majapahit saat ini masih kosong. Keadaan ini rupanya menarik perhatian banyak pelatih sepakbola. Terbaru, mantan asisten pelatih FC Porto mengirimkan curriculum vitae (CV) melalui email resmi klub AC Majapahit.

Media Officer AC Majapahit Unggul Akbar Muttaqien menerangkan bahwa email tersebut dikirim melalui sebuah agensi pemain dan pelatih sepakbola atas nama Manuel Jorge Freitas Rodrigues, asal Portugal. Dari CV tersebut diketahui jika sang pelatih memiliki pengalaman menangani beberapa klub di Portugal.

Debut karir Manuel Rodrigues dimulai ketika menjadi asisten pelatih FC Porto pada tahun 2008/2009. Terakhir, pelatih kelahiran Porto, 14 Juli 1984 tersebut menjadi asisten pelatih FC Seoul yang berlaga di kompetisi K-League, kasta tertinggi Liga Korea Selatan tahun 2020 lalu.

”Tentu saja kami merasa tersanjung ada pelatih sekelas klub Eropa mau melamar ke klub Liga 3. Dia (Manuel Rodrigues, red) memiliki lisensi kepelatihan A UEFA. Sertifikatnya dilampirkan dalam lamaran yang dikirim ke email resmi AC Majapahit,” kata Unggul melalui rilis yang diterima Netralnews, Selasa (4/5/2021).

Terkait peluang apakah AC Majapahit akan menggunakan jasa Manuel Rodrigues di kompetisi Liga 3 nanti, Unggul mengaku hal tersebut menjadi kewenangan manajemen untuk menentukan siapa yang akan menjadi pelatih AC Majapahit. ”Itu ranah manajemen untuk menentukan siapa pelatihnya,” ucapnya.

Sementara perwakilan manajemen AC Majapahit Rossi Rahardjo mengaku kaget menerima email dari Manuel Rodrigues. Menurut Rossi, untuk saat ini manajemen AC Majapahit belum berpikir menggunakan pelatih asing yang memiliki level tinggi sekelas Eropa.

”Wah sepertinya terlalu tinggi kalau kita menggunakan pelatih asing dengan lisensi kepelatihan A UEFA. Ini sih cocoknya menjadi pelatih klub Liga 1,” ucapnya dengan tersenyum.

Rossi menambahkan, manajemen AC Majapahit memang membidik pelatih berkualitas untuk membesut tim baru yang bermarkas di Kabupaten Mojokerto ini. Namun sesuai dengan ketentuan administrator Liga 3 Jawa Timur, manajemen AC Majapahit mencari pelatih dengan lisensi kepelatihan C AFC atau B AFC.

”Pelatih yang kami bidik saat ini adalah yang memiliki lisensi C AFC atau B AFC. Kalau UEFA, apalagi A tentu gak sebanding jika melatih klub Liga 3. Kami ini harus tahu diri karena masih bermain di level paling bawah di Liga Indonesia,” papar pria yang berprofesi sebagai jurnalis dan konsultan komunikasi ini.

Mengenai siapa saja pelatih yang sudah mengirim lamarannya ke AC Majapahit, Rossi menyebut sudah ada sekitar 12 email yang masuk. 

”Yang melamar rata-rata sudah berpengalaman melatih klub Liga 2 dan Liga 3 di musim sebelumnya. Kami akan segera menentukan siapa yang akan kami rekrut,” pungkasnya.

Reporter :
Editor : YC Kurniantoro