Netral English Netral Mandarin
09:58wib
Sejumlah Guru Besar meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memeriksa Firli Bahuri Cs. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkelakar bakal menjadi tim sukses Sandiaga Uno pada pemilihan presiden 2024 mendatang.
Manusia Pilihan, Komisi VIII DPR Puji Penyuluh Sosial Seluruh Indonesia

Minggu, 06-Juni-2021 16:35

Kerja Kemensos dapat pujian dari Ketua Komisi VII DPR.
Foto : Kemensos
Kerja Kemensos dapat pujian dari Ketua Komisi VII DPR.
4

BANTEN, NETRALNEWS.COM - Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto memuji Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas) sebagai sosok manusia yang tangguh dan pilihan. Pensosmas sanggup mengubah tatanan nilai dan perilaku masyarakat. 

Kemampuan melakukan perubahan itu ditempuh dengan mengoptimalkan peranan sebagai mediator antara masyarakat dan pemerintah terutama implementasi program-program dalam penanggulangan kemiskinan. 

"Kalian adalah sosok manusia yang tangguh dan pilihan karena sanggup mengubah tatanan nilai dan perilaku masyarakat. Kalian juga bisa luruskan hoaks yang ada di masyarakat,” kata Yandri di hadapan para Pensosmas seluruh Indonesia yang hadir melalui tatap muka dan daring, belum lama ini, seperti dalam keterangan yang Netralnews terima, Minggu (6/6/2021). 

Yandri hadiri dalam kegiatan penyuluhan sosial prioritas yang mengusung tema "Pencegahan Resiko dan Dampak Stunting bagi Anak Demi Kesejahteraan Sosial". Hadir dalam kesempatan itu Kepala Badan Pendidikan Penelitian Penyuluhan Sosial ( BP3S) Syahabuddin dan jajaran. 

"Saya yakin Pensosmas adalah manusia-manusia terpilih dan tangguh karena tidak semua orang bisa peduli dengan masalah sosial," Yandri menambahkan.

Sementara di kesempatan yang sama, Kepala BP3S , Syahabuddin menyatakan bahwa upaya dalam penyuluhan sosial prioritas ini merupakan bagian dari elemen penting dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

"Saya ingin agar para Pensosmas harus informatif, komunikatif dan solutif," kata Syahabuddin.

Dalam kegiatan ini, para Pensosmas juga mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Pusat Penyuluhan Sosial (Puspensos) dalam pengembangan kapasitasnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani