Netral English Netral Mandarin
22:49wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan keputusan pemerintah untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah ke perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng dinilai sudah sangat tepat. Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016.
Manuver Baru Anies 'Seret' Jokowi dalam Pusaran Formula E, Netizen: Mau Batal Malu, Mau Lanjut Ribet

Sabtu, 27-November-2021 10:00

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Antara
Gubernur Anies Baswedan
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menanggapi persoalan Formula E, Gubernur Anies Baswedan disebut-sebut melakukan manuver politik sehingga “menyeret” Presiden Jokowi masuk dalam pusaran Formula E. 

Hal ini ramai menjadi sorotan warganet. Di akun FB Mak Lambe Turah, Sabtu 27 November 2021, banyak netizen memberikan komentar pedas.

MLT: “Formula E ini bukannya duluan koar2 daripada balapan di Mandalika ya?? cape dehhh.”

Lukman Gombong: “Semoga sukses , ga ada yg dikorup. kalau ada ya dipertanggungjawabkan.”

Djoheskilivia Nadeak: “Mgkn one abud berharap sirkuit mandalika bisa jd tempat pertama balapan formula E disana makk..harap.com.”

Tuink Tuink An: “Jgn salahkan beliau , Krn beliau difilih umat , umt ikhlas atas filihannya , yg fenting indentitas dan pamor umat menang dan unggul soal mau ancur dlm kfemimpinan dari kerja beliau , umat TDK ikut tanggung jawab atau menyesal , yg fenting indentitas unggul , ayolah ini real di Indonesia samfai saat ini.”

Bella: “Mau batal malu, mau lanjut ribet.”

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jakarta fraksi PSI Anggara Wicitra Sastroamidjojo memberikan sorotan terhadap keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjumpa Presiden Jokowi. Wacana pertemuan itu dikabarkan untuk membahas Formula E.

Anggara mengatakan, sangat menyayangkan Anies turut menarik Jokowi ke dalam pusaran Formula E. Oleh dikarenakan, Formula E masih ada persoalan yang belum tuntas.

"Kalau saya pokoknya menganggap Pak Anies jangan libatkan Jokowi,"katanya kepada GenPI.co, Jumat (26/11).

Dia mengatakan, Anies harus bisa menuntaskan persoalan yang ada saat ini.

"Karena, kan ini hajatannya dari awal (punya Pemprov DKI Red). Jadi, tanggung jawab Pemprov," jelasnya.

Anggara mengatakan ketika banyak terjadi polemik terus sekarang masih ada tahapan di KPK yang belum selesai penyidikan.

"Seolah-olah narasinya digiring ke Pak Jokowi," jelasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta Anies seharusnya membahas Formula E dengan DPRD bukan malah ke Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo alias Bamsoet yang maba memimpin Steering Committee (pengarah), Sekretaris Jenderal IMI Ahmad Sahroni sebagai Organizing Committee (pelaksana),

"Formula E pakai uang rakyat Jakarta, bukan uang Bamsoet dan Sahroni," katanya.

Pernyataan Anies

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa kepastian ihwal gelaran Formula E yang akan dilaksanakan di Jakarta itu sesuai dengan penetapan FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021.

"Jakarta resmi menjadi tuan rumah balap ABB FIA Formula E pada tanggal 4 Juni 2022. Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021 yang sekaligus meratifikasi kalendar balapan musim ke-8 tahun 2021/2022," kata Anies Baswedan dikutip Galamedia Sabtu, 16 Oktober 2021.

"Berita gembira ini diumumkan oleh Alberto Longo, Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia. Longo juga menekankan pentingnya Jakarta E-Prix bagi Indonesia dan ABB Formula E." sambungnya.

Dalam ungkapannya, Anies menyebutkan bahwa pelaksanaan Formula E di Jakarta yang sebelumnya sempat menuai polemik justru sesuai dengan upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Indonesia beralih ke energi ramah lingkungan dalam hal ini listrik.

"Hadirnya Formula E di Jakarta sejalan dengan upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan," jelasnya.

Berikut ini pemaparan lengkap Anies Baswedan terkait kepastian pelaksanaan Formula E di Jakarta pada 2022.

Jakarta E-Prix 2022

Lampu Hijau! Jakarta akan menjadi tuan rumah Balap Mobil Listrik Formula E 2022!

Jakarta resmi menjadi tuan rumah balap ABB FIA Formula E pada tanggal 4 Juni 2022. Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021 yang sekaligus meratifikasi kalendar balapan musim ke-8 tahun 2021/2022.

Berita gembira ini diumumkan oleh Alberto Longo, Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia. Longo juga menekankan pentingnya Jakarta E-Prix bagi Indonesia dan ABB Formula E.

Hadirnya Formula E di Jakarta sejalan dengan upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan.

Peralihan dari kendaraan pribadi dengan transportasi umum dan mempromosikan penggunaan mobil listrik merupakan satu dari beberapa langkah yang akan ditempuh. Ini adalah upaya lintas generasi, dan Formula E akan membantu untuk merangkul partisipasi generasi muda dan para milenial.

Memasuki balapan musim ke-8, Formula E akan hadir di kota-kota iconic dunia, termasuk Diriyah (Saudi Arabia), Rome, Monaco, Berlin, Vancouver, New York, London and Seoul. Jakarta E-Prix 2022, akan menjadi gelaran balap pertama, dari tiga balapan yang akan dilaksanakan secara berturutan.

Kami ingin kirimkan pesan pada masyarakat dunia mari saksikan kemajuan Indonesia, sehingga mereka tanpa ragu berkunjung ke Indonesia, baik sebagai turis maupun investor.

Pada tahun 2022, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah beberapa gelaran balap dunia, termasuk MotoGP. Hal ini tentunya akan memberikan kesempatan yang besar untuk mempromosikan negeri Indonesia.

Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, Formula E di Jakarta bukan hanya digelar dalam satu acara, melainkan rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022. Acara ini tentu akan melibatkan banyak stakeholder, termasuk UMKM.

Insya Allah balapan ini akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak di Jakarta dan Indonesia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi