Netral English Netral Mandarin
00:54 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Mardani Ali Sebut HRS Mutiara Indonesia, Politisi PSI: Komentarnya Bikin Muntah, Dia Itu Residivis

Rabu, 13-January-2021 16:05

Ilustrasi FPI
Foto : Istimewa
Ilustrasi FPI
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengungkapkan penyebab kalau terorisme tumbuh subur di Indonesia.

Menurut Romli karena banyaknya simpatisan terorisme, salah satunya komentar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Hal itu diungkapkan Romli lewat akun twitternya @Gunromli seperti dilansir Jakarta, Rabu (13/1/2021).

"Kenapa terorisme subur di Indonesia tapi tidak di Malaysia? Krn di Indonesia banyak simpatisan terorisme, juga kasus radikalisme yg kuat di Indonesia krn banyak simpatisannya, sprt @MardaniAliSera ini yg komennya bikin muntah," tulisnya.



Pada cuitan lainnya, Romli menuliskan kalau politikus seperti Mardani selama ini mengambil keuntungan dengan sikap HRS bersama Front Pembela Islam (FPI).

"Rizieq yg sudah 2x masuk penjara, skrng banyak tersangka kasus, masih @MardaniAliSera puja-puji dan jilat2, orang macam Mardani ini yg selama ini mengambil keuntungan dgn adanya Rizieq & FPI," tulisnya lagi.

"Jilatan @MardaniAliSera ke Rizieq adalah bukti krisis tokoh panutan di sekitarnya, orang yg sdah terbukti masuk penjara 2x & skrng terbelit banyak kasus dia jilat2 sbg mutiara, rizieq adalah residivis!," tulis lainnya.

Selain itu dalam cuitannya, Romli juga mensisipkan sebuah berita media daring berjudul, Mardani Ali Beri Pesan Ke Pemerintah: Habib Rizieq Itu Adalah Mutiara Indonesia.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani