Netral English Netral Mandarin
20:25wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Mardani: Teror dan Pelemahan KPK di Rezim Ini Kian Terang Benderang

Selasa, 04-Mei-2021 18:57

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, teror dan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian terang benderang di rezim Joko Widodo (Jokowi).

"Teror dan Pelemahan KPK di rezim ini kian terang benderang," tulis Mardani di akun Twitternya, @MardaniAliSera, Selasa (4/5/2021).

Mardani berpendapat demikian berdasarkan sejumlah peristiwa yang berkaitan atau terjadi di KPK, seperti penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan dan revisi UU KPK.

Terbaru, isu soal Novel Baswedan dan puluhan pegawai KPK lainnya bakal dipecat karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Ada penyelidik yang diancam, penyidik yang disiram air keras, revisi UU KPK yang membuat "lumpuh" pengusutan korupsi, sampai ada isu penyingkiran penyidik senior para pemberani KPK dengan dalih Test ASN. #saveKPK," cuit Mardani.

Sebelumnya, beredar isu bahwa pimpinan KPK akan memecat 75 pegawai di Lembaga Antirasuah itu dengan dalih tak lolos tes wawasan kebangsaan. Salah satu nama yang akan didepak adalah penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Ketika dikonfirmasi, Novel Baswedan mengaku dirinya juga mendengar kabar soal pemecatan itu. "Iya benar, saya dengar info tersebut,” kata Novel kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Isu pemecatan Novel Baswedan cs karena tidak lolos tes TWK, direspons Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya Hardianto Harefa.

Cahyo memastikan kabar tersebut tidak benar karena hasil asesmen TWK pegawai KPK masih tersegel dan baru akan diumumkan dalam waktu dekat.

Cahyo mengatakan, KPK menerima hasil asesmen TWK itu pada (27/4/2021). Hasil itu diterima langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bertempat di Kementerian PAN-RB.

"Saat ini hasil penilaian asesmen TWK tersebut masih tersegel dan disimpan aman di Gedung Merah Putih KPK dan akan diumumkan dalam waktu dekat sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan KPK," kata Cahya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Karenanya, ia mengimbau agar media ataupun publik untuk menunggu pengumuman resmi tersebut. "Kami menegaskan agar media dan publik berpegang pada informasi resmi kelembagaan KPK," pungkas Cahyo. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati