Netral English Netral Mandarin
06:01 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Masa Tenang, Golkar: Hindari Kampanye Terselubung

Minggu, 06-December-2020 10:15

Ilustrasi Pilkada Serentak
Foto : Istimewa
Ilustrasi Pilkada Serentak
12

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - DPD Partai Golkar Kota Surabaya mengajak semua pihak untuk menghindari kampanye terselubung selama masa tenang Pilkada Surabaya 2020 mulai Minggu (6/12/2020) hingga Selasa (8/12/2020).

 


"Mari kita jaga masa tenang ini dengan memohon doa kepada Allah SWT agar semua ikhtiar politik ini diberikan ridlo Allah SWT. Hindari upaya kampanye terselubung, mari bersatu kembali sebagai bagian rakyat Surabaya dan Indonesia," kata Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, biarkan rakyat yang akan menjadi tuan dalam pemungutan suara Pilkada Surabaya pada 9 Desember 2020.

"Apapun hasilnya, itulah realitas yang harus kita terima dengan suka cita setelah melalui serangkaian proses konstitusional yang tersedia. Bagi kami yang paling penting adalah pembangunan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Surabaya," katanya.

Untuk itu, kata dia, keluarga besar Partai Golkar Kota Surabaya menghaturkan permohonan maaf manakala selama masa kampanye banyak alat peraga kampanye (APK) milik Partai Golkar yang mengganggu keindahan kota dan menghalangi pandangan mata saat melintas di jalan raya.

"Sebagai partai politik yang belajar taat asas dan norma, kami mulai tadi pagi pukul 00.00 WIB sudah mengambil sebagian APK kami," ujar anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menghaturkan terima kasih kepada penyelenggara pemilu baik Bawaslu maupun KPU beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya yang melakukan operasi penertiban serentak di seluruh Kota Surabaya hingga membuat penjuru Surabaya bebas dari APK.

Tidak hanya itu, Arif Fathoni juga menghaturkan permohonan maaf, bila mana ada komentar dari para kader dan pengurus Golkar Surabaya baik di media massa maupun di media sosial yang berbeda dukungan membuat hati dan pikiran warga Surabaya kurang berkenan.

"Percayalah selama kita menyikapi ini secara dewasa, maka pertanda kualitas demokrasi kita menunjukkan grafik yang meningkat, karena keberagaman pendapat dalam sistem demokrasi itu sebuah keniscayaan," katanya.

Pilkada Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yakni pasangan nomor urut 01 Eri Cahyadi-Armuji dan pasangan nomor urut 02 Machfud Arifin-Mujiaman.

Pasangan Eri Cahyadi-Armuji diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI. Selain itu, mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari enam partai politik non-parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sedangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman diusung koalisi delapan partai yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai Nasdem serta didukung partai non-parlemen yakni Partai Perindo.
 



Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati