Netral English Netral Mandarin
21:49wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Masih Luka dan Kurus, Ari Lasso Ternyata Alami Penyakit Limpa yang Langka

Selasa, 07-September-2021 08:30

Ari Lasso mengalami penyakit limpas.
Foto : Youtube.
Ari Lasso mengalami penyakit limpas.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Musisi Ari Lasso ungkap, dirinya mengalami penyakit limpa yang langka yakni tumor pada limpa primer. Tetapi saat ini Ari pastikan bahwa keadaannya sudah lebih membaik, tetapi masih ada luka operasi dan tubuhnya menjadi lebih kurus. 

                                                                                                                                                             Ari sebut dirinya masih akan terus melakukan terapi lanjutan dan observasi untuk penyembuhan. Dia harap, tahapan tersebut diberikan kelancaran dan memohon bantuan doa dari para fans dan penikmat kontennya. 

“Tumor pada limpa primer. Nah ini cukup langka. Kasusnya cukup langka. Sangat jarang,” ujar Ari, dikutip dari tayangan Youtube pribadinya, Selasa (7/9/2021). 

Lebih lanjut Ari menjelaskan secara detil bahwa pada Selasa, 27 Juli 2021 lalu, sepulang syuting, dirinya merasa seperti masuk angin. Keadaan itu diakui Ari sering dia rasakan selama bertahun-tahun. Waktu berlalu, hingga seminggu kemudian pada Rabu, 4 Agustus 2021, dirinya berencana akan syuting sebuah video klip lagu baru. 

“Make up artist udah ada di rumah Udah mandi, tinggal berangkat syuting, tiba-tiba perut merasa sakit yang sangat dan rasanya kurang terlalu familiar pada biasanya. Seperti ditusuk,” terang pria yang pernah jadi Vokalis Band Dewa 19 ini.

Rasa yang sama pernah terjadi sebelum tanggal 4 Agustus 2021, tetapi biasanya dikerok lalu hilang. Tetapi sayang di hari itu rasa sakit tidak hilang hingga dilarikan oleh sang anak ke UGD RS Bintaro dan diberi obat anti rasa sakit. Satu hingga dua jam kemudian dilakukan pemeriksaan USG dan syuting hari itu batal begitu saja. 

“Hasil USG merubah Bulan Agustus menjadi sebuah bulan tak terbayangkan selama seumur hidupku sebagai manusia. Sebagai tubuh yang punya organ-organ yang harus sehat. Singkat cerita ternyata dicurigai ada sebuah massa padat, tumor, sel yang tumbuh di luar kewajaran di dalam limpa,” jelas dia. 

Baca Juga :

Keeseokannya Ari melakukan CT Scan Abdomen dan diberi obat-obatan, hingga malamnya semakin menegaskan bahwa kondisi perut belum juga membaik. Pada 7 Agustus 2021, Ari diizinkan pulang oleh dokter dengan membawa beban, di perut ada massa padat seukuran sekepal tangan. 

Minggu depannya, Ari konsultasi ke dokter bedah dan tumor perut. Pada dua minggu terakhir, Ari pulang pergi ke rumah sakit, dan sudah tidak lagi syuting, samai akhirnya diputuskan dilakukan operasi pada 20 Agustus. Ari ternyata sempat alami pendarahan hebat saat operasi, hingga transfusi darah. 

“Ketika sadar, cukup lumayan sakit dengan berbagai macam selang. Intinya berjalan lancar dan pemulihan cukup bagus, respon tubuh untuk obat-obatan,” ujar pria berkacamata itu. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani