Netral English Netral Mandarin
02:38wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Masih Tak Terima, PA 212 Tuntut Letjen Dudung Minta Maaf, DS: Begitulah Pecundang, kalau Gua sih Gebuk!

Kamis, 23-September-2021 10:20

Slamet Maarif dan Letjen Dudung Abdurachman
Foto : Kolase Netralnews
Slamet Maarif dan Letjen Dudung Abdurachman
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara PA 212 masih tak terima dengan klarifikasi Letjen Dudung terkait pernyataan soal agama, Denny Siregar membuat pernyataan keras. 

“Sama mereka sih gua ga pernah ada urusan klarifikasi, krn semakin terlihat lemah, kita semakin diinjak.. Begitulah pecundang. Kalo gua sih, gebuk...!” kata Denny Siregar, Kamis 23 September 2021.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif merespons soal klarifikasi pernyataan Letjen Dudung Abdurachman soal semua agama benar di mata Tuhan. Slamet tampak mengapresiasi langkah klarifikasi dari pangkostrad tersebut.

"Namun, apa pun alasannya, Pak Dudung sudah memperlihatkan jati dirinya secara terbuka," kata Slamet Maarif sebagaimana dikutip dari GenPI.co.

Namun, ada beberapa poin yang masih jadi sorotan pentolan 212 tersebut. Sebab, masih kurang untuk meminta maaf ke publik.

"Saya sarankan minta maaf secara terbuka saja," katanya.

Ucapan Slamet segendang-sepenarian dengan Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin. Novel mengatakan, dirinya berharap Dudung menarik ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam secara umumnya dan MUI khususnya.

Selain itu, pangkostrad ini juga diminta membuat klarifikasi kepada internal atau prajurit bawahannya bahwa pernyataannya salah.

"Umat Islam yang berada di Kostrad harus diselamatkan," kata Novel dikutip dari GenPI.co.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati