Netral English Netral Mandarin
23:18 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Massa Geruduk Rumah Ibu Mahfud MD, Ayang Utriza Sebut Bahaya dan Mengerikan

Rabu, 02-December-2020 09:00

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Ayang Utriza Yakin
Foto : Istimewa
Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Ayang Utriza Yakin
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Ayang Utriza Yakin, ikut mengomentari tindakan massa yang menggeruduk rumah ibunda Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Madura pada Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, jika Mahfud yang menjabat Menko Polhukam saja diperlakukan demikian oleh kelompok anti-keragaman dan pro-kekerasan seperti itu, maka bagaimana dengan masyarakat umum.
Ia menilai, perkembangan kelompok itu sudah mengerikan dan bahaya.

"Rumah Pak @mohmahfudmd yang di Madura digeruduk massa. Ini bahaya. Jika orang nomor 3 di negeri ini diperlakukan oleh kelompok anti-keragaman dan pro-kekerasan seperti itu, bagaimana masyarakat umum. Perkembangan yang mengerikan!," tulis Ayang di akun Twitternya, Selasa (1/12/2020).



"Telegram menjadi tempat komunikasi kelompok teroris!," cuit dosen Bahasa dan Kultur Timur Tengah di Universitas Ghent, Belgia itu.

Sebelumnya beredar luas di media sosial video yang memperlihatkan sejumlah massa menggeruduk rumah ibunda Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura pada Selasa (1/12/2020).

Dalam video berdurasi 20 detik, massa terlihat berkerumun depan rumah ibunda Mahfud. Massa yang didominasi pria berbaju putih itu berteriak "Mahfud keluar, Mahfud keluar".

Sementara seorang narator menjelaskan bahwa video diambil di depan rumah Mahfud MD di Pamekasan. "Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan, digerebek massa," katanya.

Pada video lainnya yang juga dibagikan akun @digeeemboFC, memperlihatkan kerumunan massa di depan kediaman ibunda Menko Polhukam.

"Widih katanya rumah Pak @mohmahfudmd di Pamekasan didatengin fans #buronanCabul," cuit @digeeemboFC.

Di video berdurasi 34 detik itu, terdengar seorang pria mengatakan bahwa warga Pamekasan tidak terima atas pemanggilan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab oleh pihak kepolisian.

"Warga Pamekasan tidak terima atas pemanggilan Habib Rizieq sama kepolisian," ucap dia.

Diketahui, Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan kepada Habib Rizieq Shihab untuk diperiksa terkait kerumunan massa dalam acara Maulid Nabi dan pernikahan putrinya di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Reporter : adiel
Editor : Sesma