3
Netral English Netral Mandarin
13:24 wib
Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat se-Sumatera Utara menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal yang kabarnya digelar di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang. Presiden Jokowi meminta Kementerian Perdagangan untuk gencar mengkampanyekan slogan cinta produk-produk Indonesia, sekaligus benci produk luar negeri.
Membedah TUMI Pemberi Penghargaan ke Anies, Warganet: Lembaga Abal-abal

Minggu, 07-Februari-2021 20:40

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Foto : Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur Anies Baswedan baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Pahlawan Transportasi karena dianggap mampu mengatasi transporatsi di Ibu Kota selama pandemi Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk jajaran pahlawan transportasi dunia tahun 2021 atau 21 Heroes 2021 versi Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI).

Berdasarkan informasi di laman TUMI, Anies disebut meningkatkan layanan transportasi, seperti menyediakan jaringan bersepeda (jalur sepeda), yang 63 kilometer di antaranya telah ada di Ibu Kota.

Lantas siapa TUMI  yang memberi penghargaan tersebut,? Akun MLT dalam Instagramnya menulis,TUMI itu suatu lembaga semacam LSM nir profit yang berbasis di Jerman. Hasil check di webnya mereka memberikan pelatihan, konsultas dan lain-lain tentang transportasi, mobilitas warga di perkotaan.

Hasil check lebih dalam lagi dari akum twitter, FB, IGnya, LSM ini bukanlah LSM semacam GreenPeace yang ckup besar dan bonafit.

“Perhatikan twitter akunnya. Twitternya akunnya tidak terferifikasi (centang biru), followernya hanya 11.900 an dan aktivitas tweetnya juga sepi.”

Selain itu, lanju MLT, Facebook akun fan pagenya baru debut tahun 2018, followernya 8.000 an yang like kurang dari 8.000an.

Lucunya saat mengumumkan penghargaan yang membuat Anies seperti dilambungkan untuk postingnya hanya dapat emoji 63, 12 komen dan 43 share. Hebatnya yang komen dan share itu kebanyakan orang-orang Indnesia yang fansbonya Anies, lanjut MLT.

“Terkait IG TUMI. Ini yang membuat terbelalak, katanya kelas dunia, Akun IGnya hanya 21 post dan 188 follower. Itu juga kalah sama akun IG ku, yang begitu kelas dunia?.”

Memperhatikan lebih dalam lagi dari akun medsosya si TUMI ini sehari sebelum mengumumkan pernhargaan baru posting bahwa besok akan ada lunching penghargaan itu dan hampir nagga ada yang merespon dan tiba memberikan penghargaan tersebut. Tanpa ada kriteria misalmya skoring dll.

“Nah dari sinilah kemudian di amplifikasi di besar-besarkan leh Anies sendiri lewat akun medsosnya dan fviralkan oleh pasukan kurcacinya.”

Menanggapi hal tersebut, wargenet langsung berkomentar. Akun @Krisna69.mukti Asumi gw: bikin lembaga sendiri, bikin akun sendiri (nyuruh og si) bikin penghargaan sendiri, bikin pengumuman sendiri, nyicil prestasi buat 2024

Sementara akun @hauw-tan Kesian liat si yaman sekarang…20222 lengser, Pemilihan preisiden 2024, selama 2 tahun tenggelam. Ilang sdh usaha2 spt ini

Akun @gatnegdo_ang, Gampang ngecheknya sudah berapa uang apbd DKI dikeluarkan utk nyumbang LSM, Ormas, media dll

@kuahshop8524 menambahkah,"Jerman lagi…lagi2 Jerman

Sedangkan akun @tyuono menulis," Sudah kuduga... iut lembaga abal-abal...untuk konsmsi mereka yang fakir literasi dan wawasa.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani