Netral English Netral Mandarin
04:24wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Menag Ajak Syarikat Islam Jaga Kerukunan Umat Beragama dalam Bingkai NKRI

Sabtu, 04-December-2021 19:45

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat membuka Kongres Nasional atau Majelis Tahkim ke-41 Syarikat Islam di Kota Surakarta
Foto : Dok. Kemenag
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat membuka Kongres Nasional atau Majelis Tahkim ke-41 Syarikat Islam di Kota Surakarta
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membuka Kongres Nasional atau Majelis Tahkim ke-41 Syarikat Islam di Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat (3/12/2021). 

Kongres Nasional Syarikat Islam yang berlangsung 3-6 Desember 2021 ini mengusung tema 'Penguatan Dakwah Ekonomi Menghadapi Era Masyarakat 5.0'.

"Saya sangat bahagia dapat hadir mewakili Bapak Presiden yang kebetulan pada saat yang sama ada agenda lain yang sangat penting. Semoga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah senantiasa kita perkuat dalam bingkai NKRI," kata Menag, dilansir dari laman Kemenag, Sabtu (4/12/2021). 

Menurutnya, Kongres Nasional ke-41 ini sangat tepat sebagai momentum meneguhkan langkah-langkah pengabdian Syarikat Islam yang lebih luas dan tajam. 

"Kita semua meyakini bahwa SI akan terus istiqamah menjalankan misi dakwah, sejalan dengan cita-cita kebangsaan dan keumatan," ujar Menag. 

"Semoga Kongres Nasional ke-41 Tahun 2021 ini dapat menghasilkan spirit yang lebih kuat demi jalannya roda organisasi," sambungnya.

Dijelaskan Menag, bangsa Indonesia lahir dari keragaman bahasa, budaya hingga agama. Maka sangat wajar jika dinamika pemikiran keberagamaan sangat jelas memberi warna kebangsaan Indonesia.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, Indonesia dianugerahi kekayaan dan keberagaman alam yang sangat indah. Indonesia adalah model beragama yang menjunjung tinggi persatuan dan menempatkan persamaan lebih utama daripada perbedaan. Inilah prinsip-prinsip bernegara yang telah diwariskan para pendahulu. 

"Syarikat Islam adalah bagian dari dinamika kebangsaan itu. Lahir dengan gagasan dan spirit dakwah, Syarikat Islam telah mengambil peran yang sangat luas dalam perjuangan dan pembangunan kemerdekaan," paparnya. 

Bukan hanya melahirkan tokoh-tokoh penting yang berperan dalam kemerdekaan, Menag menyebut SI juga banyak menelurkan ide dan gagasan kebangsaan yang sangat strategis bagi penguatan tata kehidupan bangsa Indonesia.

Syarikat Islam telah menempatkan dirinya sebagai komunikator dan menjadikannya sebagai media sosialisasi umat Islam dalam bidang pendidikan, ekonomi dan politik. 

Di mata Menag, Syarikat Islam memegang peranan penting pemberdayaan masyarakat yang maju dan terbuka menciptakan kesadaran umat untuk menjadi bagian NKRI. 

Hal ini tergambar jelas dalam trilogi SI: Sebersih-bersih Tauhid, Setinggi-tinggi Ilmu, dan Sepandai-pandai Siasah. 

"Saya mengajak kita semua, keluarga besar Syarikat Islam, untuk terus menjalin persahabatan dan kerjasama serta menjaga kerukunan antar umat beragama dalam ikatan ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah dalam bingkai NKRI," ungkap Menag.

Kementerian Agama, lanjutnya, mengajak seluruh ormas Islam untuk bahu-membahu menjalankan visi dakwah yang rahmatan lil’alamin. 

"Secara terbuka saya sampaikan di hadapan keluarga besar Syarikat Islam, Kementerian Agama terbuka untuk kerja sama apapun untuk kemajuan Syarikan Islam dan agama yang kita cintai," tandas Menag.

Ia menambahkan dalam dimensi lebih luas, umat Islam wajib melaksanakan dakwah untuk menjaga moral keagamaan dan kemanusiaan di tengah arus pergeseran nilai, norma dan perilaku masyarakat.

"Nilai-nilai Islami dan spirit Qurani harus menjadi rujukan utama, baik di lingkungan keluarga, lingkungan sosial, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Menag.

Sebagai informasi, turut hadir dalam pembukaan Majelis Tahkim Syarikat Islam, Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Pimpinan Syarikat Islam Hamdan Zoelva, serta para pengurus Syarikat Islam pusat dan daerah.

Pembukaan Kongres Nasional Ke-41 Syarikat Islam ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas didampingi Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel dan Ketua Umum Pimpinan Syarikat Islam Hamdan Zoelva. 

Kongres Nasional Syarikat Islam ini juga diikuti secara daring oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan kaum Syarikat Islam dari pelbagai daerah. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi