Netral English Netral Mandarin
01:05wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Menag Dibully, Habib Husin: Gus Yaqut, Jangan Dengerin Bangsa Kadrun, Jangankan Bahas Haji, Suruh Pake Masker aja Ogah!

Minggu, 06-Juni-2021 08:55

Menag Yaqut Cholil Qoumas  dan Habib Husin Shihab
Foto : Kolase Netralnews
Menag Yaqut Cholil Qoumas dan Habib Husin Shihab
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara Yaqut Cholil Qoumas  dibully netizen usai memutuskan tidak ada ibadah naik haji di tahun 2021, Habib Husin Alwi Shihab malah menyentil mereka yang membully Menag.

“Jaman ashab sampai tabiin haji pernah batal gara2 wabah. Di Indo tahun kemaren dan skr haji juga dilarang karna masih covid. Kalau bangsa kadrun mah, jangankan bahas haji, suru pake masker aja ogah,” kata Habib Husin, Minggu 6 Juni 2021.

“Gus Men @YaqutCQoumas gak usa dengeri kadrun, mereka emang kurang waras,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tagar ‘Menag’ alias Menteri Agama menjadi trending topic di media sosial Twitter pada hari Kamis ini, 3 Juni 2021.

Dilansir terkini.id, rupanya tagar tersebut ramai digaungkan netizen terkait pemberitaan Menag Yaqut Cholil Qoumas yang merasa heran Indonesia belum diizinkan masuk ke Arab Saudi.

Seperti diketahui, santer diberitakan bahwa Indonesia tak mendapat kuota haji untuk tahun 2021 ini.

Dalam artian, jika memang informasi tersebut benar-benar valid, maka Indonesia terbilang sudah dua tahun tak mendapat izin masuk ke Arab Saudi.

Sejumlah netizen pun merasa heran karena menurut mereka, baru di era Menag sekarang-lah Indonesia tak mendapatkan kuota haji.

Padahal, netizen beraganggapan bahwa Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di dunia. Hal itu kemudian menimbulkan ‘serangan’ bahwa Menag terlalu sibuk jualan ‘radikal-radikul’.

“Baru di Era Menag skrg ini Indonesia tidak mendapatkan Kuota Haji, negara muslim terbesar di dunia tidak dapat kuota Haji, apa kata Haji Bolot ya kalau kek gini,” tulis seorang netizen dengan akun Hukumdan_ yang dikutip terkini.id pada Kamis, 3 Juni 2021, via Twitter.

“Makanya jangan biasakan jualan Radikal radikul mulu. Di kira enak kale jadi menag,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam unggahan berbeda, seorang netizen lainnya juga turut mengatakan hal yang sama.

Dalam artian, ia juga menyinggung Menag Yaqut terkait isu radikalisme hingga menyuruh untuk lebih mempelajari tugas sebagai Menteri Agama.

“Makanya pelajari dengan baik apa tugas Menag. Jangan radikal radikul melulu,” ujar akun Nisa_hans24.

“Menag itu mengurusi keperluan umat. Umat mau naik haji diurusin dengan baik. Umat mau adakan kajian Islam difasilitasi dengan baik,” sambungnya.

“Bkn malah sibuknya ngurusin yg unfaedah????” pungkas netizen itu tampak keheranan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli