Netral English Netral Mandarin
15:15wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Menag Mau Sertifikat Penceramah Dengan Wawasan Kebangsaan, DS: Minimal yang Menolak Dilarang Isi Ceramah di Instansi Negara

Rabu, 02-Juni-2021 12:47

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Foto : Istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mendukung adanya rencana Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bakal mensertifikasi penceramah dengan wawasan kebangsaan.

Denny menambahkan minimal penceramah yang tidak mau disertifikasi dilarang buat mengisi ceramah pada masjid Kementerian dan instansi negara.

"Sesudah sukses dgn @KPK_RI semoga tes wawasan kebangsaan di kalangan penceramah ini juga bisa berhasil. Minimal, penceramah yang tidak mau disertifikasi, dilarang keras untuk ceramah di masjid2 @KemenBUMN, Kementrian2 dan instansi negara," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Seperti diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, dalam rangka penguatan moderasi beragama, para Dai dan penceramah agama akan disertifikasi wawasan kebangsaan

Yaqut mengatakan, sertifikasi ini terkait dengan penguatan moderasi beragama melalui kompetensi penceramah. Apalagi, katanya, jaringan stakeholders dari Kementerian Agama yang berasal dari organisasi ke masyarakat agama dan lembaga dakwah cukup luas, dan perlu berkontribusi dalam memecahkan problematika ‘what’.

Salah satunya dengan melakukan bimbingan kepada para Dai dengan menggandeng peran Ormas Islam dan lembaga dakwah,” ungkap Yaqut dalam Rapat Kerja dengan DPR RI Komisi VIII. Seperti dikutip okezone.com

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli