Netral English Netral Mandarin
09:03wib
Sebanyak 75,6 persen warga menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo secara umum dalam survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto minta lakukan peningkatan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit sebesar 30-40 persen.
Menag Siapkan Prambanan Jadi Pusat Ibadah Hindu Dunia, DS: Hajar Terus Gus, Kembalikan Indonesia ke Tracknya

Senin, 12-April-2021 01:40

Pegiat Media Sosial Denny Siregar
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Denny Siregar
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mendukung langkah yang dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) untuk menjadikan Candi Prambanan sebagai pusat ibadah Hindu dunia.

Terkait Candi Prambanan itu awalnya disinggung oleh anggota Komisi VIII Fraksi PDIP Komang Koheri. Dia berharap Candi Prambanan bisa dijadikan pusat ibadah umat Hindu di dunia.

Menurut Denny langkah yang dilakukan Gus Yaqut itu akan menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan Indonesia pada jalurnya.

"Hajar terus, gus @Ansor_Satu..Kembalikan Indonesia ke tracknya..," tulis Denny di akun Twitternya.

Cuitan Denny pun direspon berbagai komentar pro dan kontrar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Senin (12/4/2021).

@ParthaSaderi: Sepakat Gus @Ansor_Satu Semoga segera Terwujud menjadikan Candi Prambanan sbg 'Kahyangan Jagat' dan Umat Hindu dr Seluruh Dunia bisa Beribadah di Candi Prambanan.....Mengenai Status Hukumnya mohon Diperbaharui dan atau Dirubah, Terimakasih Gus..Cc @jokowi

@dadangpml: Kembalikan semua candi ke fungsi semula, jangan buat wisata.

@ayahbos: Keren...keren Pak Menag. Kami dukungIndonesia harus jadi teladan dunia tentang kerukunan sebagai umat beragama dan sebagai bangsa.

@Djohaneffendy1: Candi Prambanan jadi Pusat Ibadah Umat Hindu Dunia.Mantap pak Menag...

@ekoproyobundowo: Wisata Religi seperti Borobudur dan sekarang Prambanan ini potensi yang luar biasa tapi bagaimana caranya menarik perhatian masyarakat dunia agar ke Indonesia

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati