Netral English Netral Mandarin
00:55wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Mendes PDTT Dapat Tawaran Film Soal COVID-19 di Desa dari Paramitha Rusady

Rabu, 25-Agustus-2021 18:45

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dan Paramitha Rusady
Foto : Kemendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dan Paramitha Rusady
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mendapatkan tawaran untuk main film.

Tawaran tersebut datang dari PT Paramitha Diva Dimensi saat melakukan pertemuan dengan Mendes PDTT di kantor Kalibata pada Selasa (24/8/2021).

Paramitha Rusady mengatakan, pihaknya akan menggarap sebuah film pendek yang menceritakan tentang kesadaran masyarakat terhadap Pandemi COVID-19 di desa, lalu kemudian bisa survive di masa Pandemi COVID-19.

“Dan itu dituangkan dalam satu cerita, apa yang terjadi di desa. Kebetulan kita mengambilnya desa. Desa itu menarik sekali, ada kultur, dialek bahasa. Kadang-kadang kalau kita nonton film biasa, tapi ketika bawa dialek bahasa sebuah desa itu pasti akan jadi lebih menarik,” jelas Paramitha.

Oleh karena itu, Paramitha berharap agar Mendes PDTT bisa ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut. Baik sebagai pemeran atau setidaknya memberikan speech.

Menanggapi tawaran itu, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menyambut baik dan mengaku siap dengan tawaran tersebut.

“Saya siap saja kalau dianggap layak. Kalau untuk kepentingan desa, saya disuruh apa saja siap,” ujar Halim Iskandar.

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, banyak sekali potensi-potensi desa yang harus di ekspose dengan kemasan yang menarik, seperti halnya film

Menurut Doktor Honoris Causa dari UNY ini, sudah cukup banyak desa-desa yang sudah membuat film untuk mengenalkan daerahnya. Namun, Gus Halim mengaku perlu adanya pendampingan agar bisa lebih maksimal untuk mengekspose potensi desanya masing-masing.

“Nah, itu yang mungkin sangat menarik ketika ada pendampingan, sehingga bisa meningkatkan sumber daya mereka kemudian mengekspose potensi yang ada dimiliki oleh desa,” jelas Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Gus Halim melanjutkan, untuk pembuatan film yang sifatnya sudah profesional, yang perlu digenjot adalah desa wisata, baik  desa wisata yang sudah terakses dengan bagus maupun yang belum terakses.

Dengan adanya promosi baik dari film atau yang lainnya, tambah Gus Halim, desa wisata akan sangat diuntungkan dan dampaknya adalah ekonomi di desa bisa kembali menggeliat.

“Hampir setiap daerah ada wisata unggulan, yang paling kuat adalah wisata alam dan ini yang perlu di eksplorasi,” kata mantan Ketua DPRD Jombang ini.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Wahyu Praditya P