Netral English Netral Mandarin
16:12wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Mendes PDTT Ingin Kerjasama Pertamina-BUMDes Tanpa Pihak Ketiga, Ini Alasannya

Minggu, 05-September-2021 10:27

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
Foto : Kemendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
15

MOJOKERTO, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar didampingi Nyai Lilik Umi Nasriyah melaksanakan kunjungan kerja ke BUMDes Berkah Asri Desa Padangasri Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Mendes Halim didampingi Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Harlina Sulistyorini. Hadir pula Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa dan pejabat desa Padangsari serta para pendamping desa. 

Dalam kunjungannya ini, Halim Iskandar menegaskan keinginannya agar kerjasama antara BUMDes Berkah Asri dengan Pertamina tidak ada campur tangan pihak ketiga. 

Hal tersebut harus disertai dengan kesepakatan-kesepakatan yang jelas antar kedua belah pihak dan memberikan keuntungan untuk BUMDes. 

"Kita tidak ingin ada tangan tangan lain. Sudah saya sampaikan ke pak Erick pokoke antara BUMDes dengan Pertamina. Kita tidak ingin ada vendor," papar Halim Iskandar, baru-baru ini.

Pertashop merupakan salah satu usaha BUMDes hasil kerjasama dengan PT Pertamina yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional di level desa. 

Halim Iskandar berharap BUMDes berperan memberikan kesejahteraan dan konsolidator untuk meningkatkan usaha masyarakat desa. 

"BUMDes jangan sampai mematikan usaha-usaha yang telah dilakukan oleh masyarakat di desa," kata Pria yang akrab disapa Gus Halim ini.

Selain itu, Gus Halim juga menjelaskan bahwa pertanian adalah sektor paling aman selama masa pandemi Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi nasional yang paling cepat ada di level desa. 

"Pertanian kan pasti di desa makanya kita berupaya ada pemulihan ekonomi nasional level desa yang juga diikhtiyari lebih maksimal lagi pada level desa," kata Gus Halim.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli