Netral English Netral Mandarin
07:51wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Mengapa Produk Indonesia Disukai Warga Australia? Ternyata Ini Alasannya

Rabu, 08-September-2021 08:50

Produk Indonesia banyak diekspor ke Australia.
Foto : Netralnews/Sulha
Produk Indonesia banyak diekspor ke Australia.
20

SYDNEY, NETRALNEWS.COM -  Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney berkolaborasi dengan University Technology of Sydney (UTS) untuk mempromosikan produk Indonesia dengan menggunakan konsep gaya bercerita (storytelling)  dalam program “Indonesia Design Studio”.

Program “Indonesia Design Studio” bertujuan  memperkenalkan hubungan ekonomi dan bisnis Indonesia-Australia. Program tersebut sekaligus merupakan mata kuliah di UTS yang telah berjalan sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dan Wakil Rektor UTS.

“Peluang kolaborasi Indonesia dengan Australia semakin terbuka lebar. Ini dikarenakan  implementas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah membuka kesempatan kedua negara dalam meningkatkan hubungan ekonomi. Apalagi Indonesia dan Australia merupakan negara bertetangga yang saling membutuhkan,” ujar Direktur Perundingan Bilateral Ni Made Ayu Marthini, dalam siaran persnya, Rabu, (8/92021).

Kepala ITPC Sydney Ayu Siti Maryam mengatakan, program “Indonesia Design Studio” mewajibkan mahasiswa UTS untuk magang di kantor ITPC Sydney. Salah satu tugas wajib mahasiswa tersebut  yaitu memperomosikan produk Indonesia melalui penulisan cerita.

ITPC Sydney menggandeng jurnalis senior dan kontributor aktif di festival Ubud Writers and Readers untuk memberikan loka karya penulisan kepada para mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk memberikan masukan terkait galeri produk Indonesia di kantor ITPC Sydney. 

Program ini, lanjut Ayu, juga telah menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka di setiap sesinya, antara lain National President of Australia Indonesia Business Council (AIBC) Phil Turtle, Direktur Perundingan Bilateral Ni Made Ayu Marthini, Vice CEO PT Pan Brothers Anne Soetanto, CEO Pijakbumi Rowland Asfales, dan Jurnalis Senior  Debra Yatim.

Ayu mengungkapkan, produk-produk Indonesia yang dikenalkan sejalan dengan visi dan misi sebagian besar penduduk Australia.

“Produk-produk tersebut, yaitu berkelanjutan dan memberdayakan perempuan. Sehingga, melalui gaya menulis dengan bercerita, promosi produk indonesia diharapkan menjadi lebih menarik dan menyentuh emosi. Hal itu akan membuat penduduk Australia tergerak untuk membeli produk Indonesia,” tutur Ayu.

Menurut jurnalis senior Debra Yatim, promosi produk Indonesia dengan gaya bercerita akan lebih menarik perhatian masyarakat.

“Promosi produk dengan gaya bercerita akan membuat orang jauh lebih tertarik dengan produk tersebut, dibandingkan dengan hanya menulis fakta dan informasi produk,” imbuh Debra saat menjadi narasumber .

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati